Media Kampung, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memfasilitasi ekspor perdana hasil perikanan nelayan Maluku berupa 11 ton ikan tuna loin beku senilai lebih dari Rp1 miliar ke Thailand. Pelepasan ekspor berlangsung di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, pada Kamis (27/6).

Plt Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Perikanan KKP, Ishartini, menyatakan langkah ini merupakan wujud nyata dukungan KKP dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui perluasan negara tujuan ekspor. Ia menambahkan bahwa hasil perikanan yang dikirim telah dilengkapi sertifikasi mutu yang diakui oleh Codex Alimentarius, organisasi dunia yang menetapkan standar mutu dan keamanan pangan.

Sertifikasi mutu terbitan KKP menjadi jaminan bahwa produk perikanan yang diekspor berkualitas baik dan aman dikonsumsi. “Mutu dan keamanan hasil perikanan adalah salah satu kunci utama keberterimaan produk di negara tujuan ekspor,” ujar Ishartini dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (7/7).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Ahmad Jais Ely, berharap ekspor perdana ini menjadi momentum peningkatan penjualan hasil perikanan Maluku ke luar negeri dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Ia menyambut baik dukungan sertifikasi dari KKP terhadap produk PT Jayawi Ambon Internasional yang memungkinkan ikan asal Maluku menembus pasar Thailand.