Media Kampung – Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya melepas delegasi Indonesia yang akan berlaga di Young Lions Competition, bagian dari Cannes Lions 2026 di Prancis. Ajang bergengsi tersebut berlangsung pada 22 hingga 26 Juni 2026 dan mempertemukan talenta kreatif muda terbaik dari berbagai negara. Riefky menilai talenta Indonesia layak meraih penghargaan di ajang tersebut.
Delegasi Indonesia tahun ini diwakili oleh Kurnia Latif Maulani (Senior Copywriter) dan Muhammad Daffa (Art Director) dari ALVA Maleo. Keduanya terpilih setelah mengalahkan 86 finalis dari berbagai daerah dalam seleksi Young Lions Indonesia yang diselenggarakan GCM Group, pemegang lisensi Cannes Lions di Tanah Air.
Menurut Riefky, keikutsertaan delegasi Indonesia di Cannes Lions membuktikan daya saing global. Talenta kreatif nasional memiliki kemampuan, kualitas, dan potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional. “Ketika Nia dan Daffa tampil di Cannes, mereka membuktikan kreativitas Indonesia memiliki tempat di panggung dunia. Representasi seperti ini harus terus didukung agar semakin banyak talenta nasional mampu bersaing di tingkat global,” kata Riefky saat memberikan sambutan dalam acara Pelepasan delegasi Indonesia menuju Young Lions Competition 2026 di Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.
Riefky menambahkan, Indonesia memiliki banyak talenta kreatif yang berpotensi meraih prestasi internasional. Pemerintah terus berupaya menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu mesin pertumbuhan baru nasional melalui penguatan ekosistem dan dukungan terhadap pelaku industri. “Mereka sangat layak berkompetisi di panggung global dan berpeluang meraih penghargaan bergengsi di ajang tersebut. Harapan saya, kelak Indonesia mengirim satu tim penuh untuk bersaing dan mengharumkan nama bangsa,” ucapnya.
Young Lions Competition merupakan kompetisi internasional bagi profesional kreatif berusia di bawah 30 tahun. Peserta ditantang menyelesaikan brief nyata dalam waktu 24 jam dan bersaing dengan talenta terbaik dari berbagai negara. Penandatanganan jersey menjadi simbol dukungan pemerintah bagi delegasi Indonesia. “Pemerintah berkomitmen memperluas akses talenta kreatif nasional melalui pendampingan, kolaborasi, dan dukungan menuju panggung global,” kata Riefky.
Kurnia Latif Maulani menyebut Cannes Lions menjadi momentum menunjukkan kualitas ide kreatif Indonesia kepada dunia. Ajang tersebut membuka kesempatan memperkenalkan perspektif unik Indonesia dalam percakapan kreatif tingkat global. “Bagi kami, ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa ide dan perspektif yang lahir dari Indonesia memiliki kualitas yang mampu bersaing dan relevan dalam percakapan global. Indonesia memiliki begitu banyak talenta kreatif, cerita, dan sudut pandang yang unik, dan kami merasa terhormat bisa menjadi salah satu yang mewakilinya,” kata Kurnia.
Muhammad Daffa mengaku antusias bertemu dan bertukar gagasan dengan kreator dari berbagai negara di Cannes. Ia ingin membawa perspektif Indonesia serta menunjukkan kualitas ide kreatif nasional di panggung internasional. “Saya justru semakin tidak sabar untuk bertemu dan bertukar perspektif dengan talenta-talenta kreatif dari berbagai negara. Sekaligus menunjukkan bahwa ide dan sudut pandang yang lahir dari Indonesia mampu relevan dan bersaing di tingkat global,” ujar Daffa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan