Media Kampung – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menjadi sorotan setelah lagu berjudul “Mas Bahlil Ganteng” atau MBG viral di media sosial seperti TikTok dan Instagram. Lagu ini menarik perhatian karena liriknya yang lucu, ringan, dan mudah diingat, sehingga cepat menyebar di kalangan warganet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, menyatakan bahwa Bahlil menanggapi viralnya lagu tersebut dengan santai dan hanya tertawa. Ia menegaskan bahwa Bahlil menghargai kreativitas masyarakat dan tidak marah atas kemunculan lagu tersebut.

Idrus menilai lagu MBG sebagai ekspresi kreatif warganet yang wajar di era media sosial. Ia menegaskan bahwa selama tidak mengandung unsur sensitif atau menyerang kelompok tertentu, ekspresi publik seperti lagu atau meme sebaiknya diterima dengan santai dan tidak perlu dipermasalahkan.

Lirik lagu MBG yang viral menyebutkan, “Mas Bahlil Ganteng, buah apa yang paling manis buaahhlil, tambah ganteng aja, my little bolu ketan,” yang merupakan kumpulan komentar warganet terhadap sosok Bahlil di media sosial. Hal ini menunjukkan bagaimana figur politik kini juga menjadi bagian dari hiburan digital.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, turut merespons viralnya lagu tersebut dengan menyampaikan bahwa Golkar tidak mempermasalahkan lagu itu. Menurutnya, lagu tersebut menghibur dan merupakan bentuk apresiasi masyarakat atas kerja keras Bahlil, terutama dalam menjaga stok bahan bakar minyak (BBM) di tengah ketidakpastian energi global.

Sarmuji menambahkan bahwa viralnya lagu ini mencerminkan penghargaan masyarakat terhadap upaya Bahlil dalam menjaga agar BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan harga. Hal ini menjadi bukti bahwa kreativitas warganet dapat menjadi media ekspresi sekaligus bentuk penghargaan terhadap tokoh publik.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.