Media Kampung – Ratu Sofya akhirnya angkat bicara terkait konflik yang tengah menyeret namanya dan keluarganya dalam dua tahun terakhir, termasuk tudingan hamil yang dilontarkan oleh kakak kandungnya. Dalam klarifikasi panjang yang diunggah di akun Instagram pribadinya @ratusfy pada Sabtu (23/5/2026), artis muda ini menyampaikan kekecewaannya terhadap berbagai fitnah yang terus menyudutkan dirinya.
Permasalahan antara Ratu Sofya dengan keluarganya, terutama ibunda dan kakaknya, memang sudah berlangsung lama dan semakin memanas setelah dirinya menjalin hubungan asmara dengan Cornelio Sunny yang terpaut usia 19 tahun. Konflik ini juga terkait dengan persoalan kontrak kerja dan honor di proyek film terbarunya bersama rumah produksi HAS Pictures, yang memicu somasi antara Ratu dan ibunya.
Dalam pernyataannya, Ratu Sofya menegaskan bahwa selama hampir dua tahun terakhir namanya dijadikan bahan fitnah, bahkan mendapat tudingan tidak benar soal kehamilan yang disebarkan oleh kakak kandungnya sendiri. “Selama hampir 2 tahun saya dikira hamil sama orang-orang, karena lontaran kata-kata yang digiring oleh kakak kandung saya sendiri,” tulis Ratu dalam unggahan tersebut.
Lebih lanjut, Ratu juga menyampaikan rasa kecewanya kepada sang ibu yang menurutnya turut menyebarkan fitnah di media sosial. Konflik keluarga yang seharusnya menjadi urusan privat ini malah menjadi konsumsi publik dan menimbulkan tekanan besar bagi dirinya, termasuk terganggunya kondisi mental dan profesionalisme dalam berkarier.
Ratu Sofya mengungkapkan bahwa dirinya sudah berusaha menyelesaikan masalah secara internal selama dua tahun terakhir, namun tidak membuahkan hasil. Ia bahkan memutuskan untuk tidak pulang ke rumah selama dua tahun sebagai bentuk kelelahan dan upaya menjaga diri dari konflik yang terus berlarut-larut.
Penasihat hukum Ratu Sofya juga menyoroti dampak negatif dari pemberitaan yang menyudutkan kliennya, terutama terkait tudingan somasi kepada ibunya yang dianggap menyerang psikologis Ratu. Mereka meminta agar semua pihak menghentikan penyebaran label negatif yang merugikan reputasi dan karier artis muda ini.
Isu somasi yang ramai diperbincangkan publik ternyata juga melibatkan rumah produksi HAS Pictures yang disebut memberikan somasi kepada Ratu karena dianggap tidak menjalani kewajiban promosi film. Namun, Ratu dan kuasa hukumnya menegaskan bahwa kliennya tetap menunjukkan sikap profesional dan berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara baik-baik.
Hingga saat ini, Ratu Sofya masih memilih untuk menutup komunikasi terkait masalah keluarga dengan media demi menjaga privasi dan fokus pada kariernya. Ia berharap konflik yang terjadi tidak lagi menjadi konsumsi publik agar bisa segera menemukan jalan keluar yang damai.
Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa Ratu Sofya masih merasa terpukul dengan berbagai tudingan dan fitnah yang diarahkan kepadanya, namun tetap berusaha tegar menghadapi situasi sulit tersebut. Konflik panjang ini menjadi pelajaran penting tentang batasan antara urusan pribadi dan publik bagi seorang figur publik.
Dengan klarifikasi yang disampaikannya, Ratu berharap publik dapat lebih memahami situasi yang sebenarnya dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum jelas kebenarannya. Ia juga mengajak semua pihak untuk menghormati privasinya dan memberikan ruang bagi penyelesaian masalah secara kekeluargaan tanpa perlu melibatkan publik secara luas.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan