Media Kampung – Pangandaran, Jawa Barat, diguncang gempa berkekuatan magnitudo 4,6 pada Rabu dini hari, tepat saat warga mulai bersiap menjalankan salat subuh. Guncangan singkat ini membuat beberapa warga di pesisir merasa kaget meski tidak menimbulkan kerusakan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi pada pukul 04.04.56 WIB dengan pusat gempa berada sekitar 76 kilometer di selatan Kabupaten Pangandaran pada kedalaman 23 kilometer. Koordinat pusat gempa tercatat di 8.34 Lintang Selatan dan 108.25 Bujur Timur.

Salah satu warga pesisir, Ujang Sohib (35), mengungkapkan bahwa gempa terasa saat ia hendak menunaikan salat subuh. “Mau salat subuh, terasa oyag (bergoyang) kang,” ungkap Ujang melalui pesan singkat. Meski hanya berlangsung sebentar, getaran itu cukup mengejutkan bagi sebagian warga.

Sementara itu, warga Kecamatan Padaherang, Diana (32), mengaku tidak merasakan adanya guncangan gempa. Ia menyatakan telah bangun sejak pukul 04.00 WIB dan tidak menyadari adanya peristiwa tersebut.

BMKG juga menegaskan bahwa informasi awal mengenai gempa ini dirilis untuk mempercepat penyebaran data dan dapat mengalami pembaruan saat proses pemutakhiran berlangsung. Meski magnitudo gempa tergolong ringan, kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat di wilayah pesisir selatan Jawa Barat untuk tetap waspada terhadap aktivitas seismik yang bisa terjadi kapan saja.

Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan atau korban akibat gempa yang terjadi saat subuh tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG terkait potensi gempa susulan atau perkembangan lainnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.