Media Kampung, Singaraja – Pemerintah Kabupaten Buleleng menyoroti tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD yang dinilai perlu segera ditekan. Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menegaskan bahwa SiLPA yang besar bukanlah indikator keberhasilan pengelolaan keuangan, melainkan sinyal adanya ketidakefektifan dalam penyerapan anggaran.
SiLPA Tinggi Jadi Sorotan
SiLPA adalah sisa dana APBD yang tidak terealisasi hingga akhir tahun anggaran. Meskipun sering dianggap sebagai penghematan, dalam praktiknya SiLPA yang tinggi dapat menghambat percepatan pembangunan dan pelayanan publik karena anggaran yang sudah direncanakan tidak terserap optimal.
Gede Supriatna menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pembenahan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan program, hingga tertib administrasi. “SiLPA yang masih tinggi menjadi perhatian dan target kami untuk terus ditekan ke depan. Kami akan lebih cermat dalam menyusun perencanaan, sekaligus mengevaluasi seluruh tahapan,” ujarnya.
Evaluasi Menyeluruh Perangkat Daerah
Evaluasi akan difokuskan pada identifikasi penyebab rendahnya realisasi belanja di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab antara lain keterlambatan proses pengadaan, perencanaan yang kurang matang, dan kendala administratif. Hasil evaluasi akan menjadi dasar penyempurnaan tata kelola anggaran pada tahun-tahun mendatang.
Wabup menekankan pentingnya koordinasi antar OPD untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan. “Target kita bukan sekadar menghabiskan anggaran, tetapi memastikan setiap rupiah APBD menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Seluruh OPD harus bekerja lebih cepat, lebih tepat, dan lebih akuntabel,” tegasnya.
Dampak terhadap Pembangunan Daerah
Dengan optimalisasi penyerapan anggaran, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan program prioritas lainnya diharapkan dapat berjalan tepat waktu dan berkualitas. Pemkab Buleleng optimistis langkah evaluasi menyeluruh ini mampu menekan SiLPA pada tahun anggaran berikutnya, sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Buleleng.















Tinggalkan Balasan