Media Kampung, Kupang – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan tambahan bantuan logistik melalui jalur laut untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan dikirim dari gudang Sentra Efata Kupang menggunakan kapal KMP Ile Laba Lekan menuju pelabuhan Ende pada Minggu malam, 16 Agustus 2026.
Bantuan Logistik untuk Korban Gempa
Bantuan yang dikirim terdiri dari berbagai kebutuhan pokok untuk mendukung pemulihan korban gempa, antara lain 824 makanan anak, 600 family kit, 600 kids ware, 513 kasur, 600 selimut, 500 tenda gulung, 101 velbed, 150 sandang dewasa, 10 tenda keluarga, dan 2 tenda serba guna. Nilai keseluruhan bantuan mencapai Rp 1,232,260,498.
Bantuan ini ditujukan untuk Kabupaten Ende, Nagekeo, Sikka, dan Manggarai yang terdampak gempa bumi pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Selain bantuan dari Kemensos, kapal juga membawa bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dinas Sosial Provinsi NTT, dan ASDP. Personel dari Polri juga turut hadir dalam pengiriman ini untuk mendukung koordinasi dan keamanan.
Koordinasi Penanganan Bencana
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyatakan bahwa penanganan bencana ini melibatkan koordinasi antara Kemensos, BNPB, pemerintah daerah, Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan pihak terkait lainnya. Proses pengiriman bantuan meliputi loading bantuan ke dalam truk dan pengangkutan dengan kapal yang diperkirakan tiba di pelabuhan Ende pada Senin pagi, 17 Agustus 2026 pukul 09.00 WITA.
Dampak Gempa di NTT
Gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026 telah berdampak signifikan terhadap masyarakat NTT. Data terkini hingga Minggu malam, 16 Agustus 2026 pukul 19.21 WITA, menunjukkan bahwa sebanyak 1.528 kepala keluarga terdampak, dengan total pengungsi mencapai 5.659 jiwa. Korban meninggal dunia tercatat sebanyak 51 orang, sedangkan 137 orang mengalami luka-luka.
Upaya Pemulihan dan Dukungan
Kemensos juga membangun dapur umum di lokasi pengungsian untuk memenuhi kebutuhan makanan para korban. Bantuan logistik yang terkirim melalui jalur laut ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan membantu masyarakat yang terdampak bencana secara langsung.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya terpadu pemerintah dalam menangani dampak gempa bumi di wilayah NTT. Dengan koordinasi lintas instansi, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan efektif dan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan baik.














Tinggalkan Balasan