Media Kampung, PT Pos Indonesia (PosIND) menghadirkan layanan Kargo Haji untuk memudahkan jemaah mengirim oleh-oleh dari Tanah Suci ke Indonesia. Layanan ini menjadi solusi bagi jemaah yang ingin menghindari kelebihan bagasi pesawat saat kembali ke Tanah Air.

Tarif pengiriman mulai 23 riyal Arab Saudi (SAR) per kilogram untuk sebagian besar wilayah Indonesia. Untuk Sulawesi Utara dan Gorontalo dikenakan tarif 25 SAR per kg, sedangkan tujuan Ambon dan Papua sebesar 30 SAR per kg. Pengiriman dilakukan melalui jalur udara dengan estimasi waktu tiba 7–14 hari, namun dalam kondisi tertentu bisa memakan waktu hingga 2–3 minggu.

Baca juga:

PosIND menyediakan tiga pilihan ukuran kemasan: small, medium, dan large yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Layanan ini juga dilengkapi fitur pelacakan (tracking) secara real-time dan pengantaran langsung ke alamat tujuan di seluruh Indonesia. Pembayaran dapat dilakukan melalui QRIS, Pospay, mobile banking, fintech, atau tunai menggunakan Rupiah maupun Riyal.

Baca juga:

Kargo Haji PosIND tersedia di berbagai pemondokan jemaah dan sentra penjualan oleh-oleh di Mekah dan Madinah. Koordinator Bisnis Kargo Haji Pos Indonesia, Tangkas Wibowo, menyatakan bahwa di Mekah setiap sektor akan memiliki titik layanan PosIND. Layanan beroperasi setiap hari pukul 08.00–22.00 waktu Arab Saudi. PosIND juga menyediakan layanan penjemputan (pick up) barang sesuai kesepakatan.

Baca juga:

PosIND memberikan fasilitas bebas bea masuk untuk maksimal dua koli per nomor paspor. Ketentuannya: nilai barang di bawah USD 1.500 untuk jemaah haji reguler dan di bawah USD 2.500 untuk jemaah haji khusus. PosIND juga menyediakan kardus khusus yang dapat dibeli sesuai kebutuhan. Petugas akan memeriksa kondisi kemasan sebelum dikirim. Tidak ada batas minimal kiriman, namun disarankan berat tidak lebih dari 35 kg per koli.