Media Kampung, Surabaya — Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Timur menilai penyelenggaraan ibadah haji 2026 minim keluhan dari jamaah. Kondisi ini menjadi indikator keberhasilan peningkatan kualitas pelayanan selama di Tanah Suci.

Ketua Pengurus Wilayah IPHI Jatim, Imam Mawardi Ridlwan, mengatakan penyelenggaraan haji tahun ini cukup spesial karena hampir tidak ada keluhan. Menurutnya, jamaah merasakan pelayanan yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Penyelenggaraan haji tahun ini bisa dikatakan cukup spesial karena hampir tidak ada keluhan dari jamaah. Jamaah merasakan pelayanan yang semakin baik. Bagi saya, cara melayani jamaah lebih penting karena itulah indikator keberhasilan penyelenggaraan haji,” ujar Imam dalam Dialog Aspirasi Pro 1 RRI Surabaya, Rabu 8 Juli 2026.

Imam menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya pemerintah, mulai dari sosialisasi yang masif, pendekatan humanis, hingga penugasan petugas haji tersertifikasi. Penerapan layanan Makkah Route dan Seamless Hajj Journey juga memberikan kemudahan bagi jamaah sejak keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.

Meski demikian, Imam mengingatkan perlunya evaluasi, khususnya penguatan diplomasi dengan pemerintah Arab Saudi agar koordinasi penyelenggaraan haji ke depan lebih optimal. “Keberhasilan tahun ini harus dipertahankan. Namun, aspek diplomasi masih perlu diperkuat agar pelayanan kepada jamaah haji Indonesia semakin baik pada penyelenggaraan berikutnya,” katanya.

Imam berharap hasil evaluasi haji 2026 menjadi dasar penyempurnaan kebijakan sehingga kualitas pelayanan kepada jamaah terus meningkat.