Media Kampung, Subulussalam — Proses penjaringan peserta didik baru untuk Sekolah Rakyat tahun ajaran 2026/2027 di Kota Subulussalam resmi ditutup untuk tingkat SMP dan SMA. Langkah ini berhasil menjaring ratusan siswa dari lima kecamatan di seluruh wilayah kota.
Ketua Tim Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial wilayah Subulussalam, Mawardi, menyatakan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kuota maksimal untuk jenjang pendidikan menengah pertama dan atas langsung terpenuhi dalam waktu singkat.
“Penjaringan sudah ditutup karena kuota untuk SMP dan SMA sudah penuh. Masing-masing jenjang tersebut saat ini telah memenuhi batas maksimal, yaitu sebanyak 90 siswa untuk tingkat SMP dan 90 siswa untuk tingkat SMA,” kata Mawardi.
Berdasarkan data rekapitulasi akhir, total siswa SMP yang berhasil terdata mencapai sekitar 120 siswa sebelum akhirnya dikerucutkan sesuai kapasitas daya tampung maksimal sekolah. Sementara itu, kondisi kontras terjadi pada tingkat Sekolah Dasar (SD) yang hingga kini kuotanya masih belum terpenuhi.
Proses pencarian dan verifikasi lapangan telah digulirkan sejak Mei 2026. Di lima kecamatan, Kementerian Sosial menggerakkan sedikitnya 14 personel pendamping PKH untuk menyisir langsung anak-anak usia sekolah yang membutuhkan akses pendidikan gratis.
Setelah seluruh tahapan administrasi dan penjaringan rampung, para siswa baru dijadwalkan mulai masuk sekolah untuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 13 Juli 2026. Pihak penyelenggara kini berfokus mengoptimalkan sisa waktu untuk merampungkan kuota tingkat SD yang masih kurang.





















Tinggalkan Balasan