Media Kampung, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) triwulan kedua tahun 2026 kepada 14.495 warga yang tergabung dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita, menyatakan penyaluran berjalan lancar berkat koordinasi antara petugas lapangan dan pendamping PKH. Bantuan ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat kurang mampu.

Afriyenita menjelaskan, bantuan PKH diharapkan membantu keluarga penerima memenuhi kebutuhan penting seperti pendidikan anak, layanan kesehatan, dan pangan sehari-hari. Dengan demikian, beban ekonomi keluarga penerima dapat berkurang. Dinsos Kota Bengkulu terus melakukan pembaruan data penerima bantuan secara berkala untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Akurasi data menjadi faktor penting dalam keberhasilan program bantuan sosial. Oleh karena itu, Dinsos secara rutin melakukan verifikasi dan validasi data bersama para pendamping PKH di lapangan. Afriyenita menegaskan, para pendamping PKH bekerja secara profesional dalam pendataan dan pendampingan. “Validasi data dilakukan secara ketat agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain menyalurkan bantuan, Dinas Sosial juga mendorong KPM untuk meningkatkan kemandirian ekonomi melalui program graduasi. Keluarga yang kondisi ekonominya membaik diharapkan dapat secara bertahap keluar dari program bantuan. Program PKH tidak hanya berorientasi pada bantuan tunai, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses pendidikan dan kesehatan yang lebih baik, sehingga keluarga penerima memiliki peluang lebih besar keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pemerintah Kota Bengkulu mengimbau seluruh penerima manfaat agar menggunakan bantuan secara bijak, diprioritaskan untuk kebutuhan utama seperti biaya pendidikan anak, pemenuhan gizi keluarga, dan kebutuhan pokok sehari-hari.