Media Kampung – Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengakselerasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah yang menyasar orang tua siswa Sekolah Rakyat. Salah satu tahapan penting yang tengah dikebut adalah verifikasi faktual di lapangan, seperti yang dilakukan di Pasuruan, Jawa Timur, pada Rabu (17/6/2026).
Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah 2 Balai P3KP Jawa 4, Firdiansyah Fatoni, mengungkapkan bahwa verifikasi faktual bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran. “Untuk Pasuruan sudah 11 titik usulan Kemensos yang lolos verifikasi faktual,” ujarnya. Kota dan Kabupaten Pasuruan mendapatkan kuota 225 titik sesuai usulan Kemensos, sementara total usulan bedah rumah orang tua siswa Sekolah Rakyat di Jawa Timur mencapai 1.837 titik.
Tim bergerak ke empat lokasi untuk mengecek kondisi rumah, yaitu rumah Lilik Qomariyah di Desa Bajangan Jirilia, Jajar Kebon Desa Gondangwetan, Eko Musidi di Desa Tenggilisrejo Gondangwetan, dan Rahmat di Dusun Jajarkebon, Gondangwetan. Verifikasi tidak hanya mengecek kondisi bangunan dan sanitasi, tetapi juga kelengkapan dokumen kepemilikan rumah.
Rahmat, salah satu orang tua siswa, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah. “Alhamdulillah, bersyukur ada perhatian dari pemerintah,” tuturnya. Tenaga Ahli Menteri Sosial, Fajar WH, yang turut mendampingi, menjelaskan bahwa saat ini terdapat tiga Sekolah Rakyat yang beroperasi di Pasuruan, yaitu Sekolah Rakyat Terintegrasi 48 Kabupaten Pasuruan, SRMP 28 Kota Pasuruan, dan SRT 3 Pasuruan.
Pendekatan Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pendidikan anak, tetapi juga peningkatan kesejahteraan seluruh keluarga. “Anaknya disekolahkan, orangtuanya diberdayakan, dan rumahnya yang tak layak huni direnovasi,” kata Fajar WH. Secara nasional, pemerintah menargetkan renovasi 10.000 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat melalui program BSPS, sebagai sinergi Kemensos dan Kementerian PKP untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem.
Kegiatan verifikasi lapangan juga dihadiri para pendamping PKH, kepala sekolah, dan guru Sekolah Rakyat. Renovasi dijadwalkan mulai berjalan pada September mendatang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan