Media Kampung – Polsek Senduro menunjukkan kepedulian sosial dengan menghadiri pengajian umum dan menyalurkan santunan kepada 41 anak yatim di Desa Wonocepokoayu, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, pada Jumat, 26 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Polri Presisi yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan sosial dan keagamaan.

Acara digelar di kediaman Samsuri, Dusun Krajan RT 03 RW 01, dan diisi tausiyah oleh Gus Umar bin Nasikh Al-Hamid. Setelah tausiyah, dilakukan penyerahan santunan kepada anak yatim serta warga kurang mampu. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Senduro Sarjito Wibowo, Kepala Desa Wonocepokoayu Sutiyono, Babinsa Serda Taufiq, tokoh agama Hindu Sutrisno, serta jamaah Pengajian Jantiko Mantap.

Personel Polsek Senduro bersama TNI dan perangkat desa turut melakukan pengamanan selama kegiatan berlangsung. Aipda Sandra, yang mewakili Polsek Senduro, menyatakan bahwa kehadirannya bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus mempererat silaturahmi. “Pengajian menjadi sarana memperkuat ukhuwah, meningkatkan keimanan, dan membangun komunikasi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar Sandra.

Dalam kesempatan tersebut, Sandra juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat. Ia mengajak warga menjaga kerukunan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar. “Keamanan tanggung jawab bersama. Kami harap masyarakat terus menjaga persatuan, saling menghormati, dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan,” tutur Sandra.

Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso mengapresiasi kegiatan yang memadukan unsur keagamaan dan sosial tersebut. Menurutnya, santunan kepada anak yatim menjadi wujud kepedulian sosial yang turut memperkuat persatuan dan kerukunan masyarakat. “Kami mendukung penuh kegiatan keagamaan yang memberi manfaat. Selain meningkatkan keimanan, kegiatan ini mempererat hubungan antarwarga sehingga tercipta lingkungan yang rukun dan kondusif,” kata Wahono.

Polsek Senduro memastikan akan terus bersinergi dengan TNI, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.