Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat selama 2,5 jam untuk membahas perbaikan pelaksanaan haji 2026. Rapat evaluasi ini berlangsung di Padepokan Garuda Yaksa, Bojong Koneng, Jawa Barat, pada Selasa, 17 Juni 2026.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, serta Wakil Ketua DPR RI yang juga Ketua Tim Pengawas Haji 2026 Cucun Ahmad Syamsyurijal. Turut hadir Anggota Komisi VIII Abidin Fikri dan sejumlah pihak terkait.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Presiden Prabowo menerima masukan dari Tim Pengawas Haji dan pimpinan Komisi VIII. Diskusi difokuskan pada upaya perbaikan pelaksanaan haji ke depan agar lebih baik.

Sebelumnya, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan bahwa pihaknya akan menyerahkan sejumlah catatan evaluasi kepada Presiden. Setidaknya terdapat 20 poin penting dalam catatan tersebut yang akan dijadikan bahan perbaikan pelaksanaan haji 2026. Hal ini sejalan dengan keinginan Kepala Negara untuk menghadirkan pelayanan haji yang layak bagi masyarakat Indonesia.

“Ada sekitar 20 poin perbaikan yang kita lakukan dan itu nanti akan disampaikan kepada Bapak Presiden. Yang jelas Pak Prabowo ingin memfasilitasi mimpi umat Islam yaitu berhaji agar bisa berjalan dengan baik,” ujar Wamenhaj.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.