Media Kampung – Pagi hari di Rabu, 27 Mei 2026, ribuan umat Islam memadati Masjid Agung Baiturrahman di Banyuwangi untuk melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah. Antusiasme jamaah terlihat dari membludaknya area ibadah yang bahkan meluber hingga ke Taman Sritanjung di depan masjid.

Sholat Idul Adha dimulai tepat pukul 06.00 WIB dengan Ustad Muzakki sebagai imam dan KH Mahrus Ali yang bertugas sebagai khatib. Suasana pelaksanaan ibadah berlangsung dengan hikmat dan tertib sejak awal hingga selesai. Dalam khutbahnya, KH Mahrus Ali mengajak para jamaah untuk mencontoh keikhlasan serta pengorbanan Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

KH Mahrus Ali menekankan bahwa makna Idul Adha tak sekadar ritual penyembelihan hewan kurban, melainkan momentum penting untuk memperkuat ketakwaan dan rasa kepedulian sosial antar sesama. “Idul Adha menjadi pengingat akan dua ibadah utama, yaitu haji dan kurban, yang merupakan warisan perjuangan Nabi Ibrahim AS dan harus menjadi teladan umat Islam,” ujarnya di hadapan jamaah yang hadir.

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Masjid Agung Baiturrahman, Fauzi, menyampaikan bahwa tahun ini pihak yayasan menerima hewan kurban sebanyak 2 ekor sapi dan 9 kambing. Hewan kurban tersebut direncanakan akan disembelih pada hari Kamis, 28 Mei 2026, di Islamic Center Banyuwangi.

Fauzi menambahkan bahwa daging hasil kurban nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima. Hal ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kepedulian dan semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Masjid Agung Baiturrahman menjadi momen penting yang tidak hanya sebagai wujud ibadah, namun juga sebagai ajang mempererat solidaritas sosial warga Banyuwangi. Kehadiran jamaah yang memadati masjid dan sekitarnya menunjukkan betapa kuatnya nilai-nilai keagamaan yang terus dijaga di tengah kehidupan masyarakat.

Dengan berlangsungnya kegiatan kurban yang terorganisir baik, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga. Kegiatan ini juga menjadi cerminan komitmen Masjid Agung Baiturrahman dalam mendukung pelaksanaan ibadah sekaligus pengabdian sosial.

Secara keseluruhan, Sholat Idul Adha di Banyuwangi tahun ini berjalan lancar dengan protokol pelaksanaan yang khusyuk dan tertib, memperlihatkan antusiasme dan kesadaran spiritual yang tinggi dari masyarakat setempat. Kegiatan kurban yang dijadwalkan keesokan harinya juga menjadi bagian penting dalam merayakan makna Idul Adha secara utuh.

Perayaan Idul Adha di Masjid Agung Baiturrahman tidak hanya menguatkan nilai keimanan, tetapi juga menggerakkan semangat berbagi yang menjadi bagian dari tradisi sosial umat Islam di Banyuwangi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.