Media Kampung – Perayaan Iduladha 1447 Hijriah pada tahun 2026 di Indonesia diwarnai dengan berbagai kegiatan kurban yang melibatkan pemerintah, institusi, dan masyarakat luas. Salah satu sorotan utama adalah sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia yang memiliki bobot mencapai sekitar 970 kilogram dan berasal dari peternak lokal Kepahiang.
Menurut Suryadi, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kepahiang, sapi kurban Presiden tahun ini dipastikan dalam keadaan sehat dan siap disembelih di Masjid Al-Huda, Kelurahan Dusun Kepahiang. Bantuan ini menjadi bagian dari tradisi setiap tahun yang menunjukkan kepedulian pemerintah pusat kepada daerah-daerah di Indonesia.
Selain itu, di Jakarta, MNC Peduli menyerahkan hewan kurban ke Masjid Istiqlal yang berperan sebagai mediator antara para penyumbang dan penerima manfaat. Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasarudin Umar, mengapresiasi kepercayaan donatur, termasuk MNC Group, yang mempercayakan penyaluran hewan kurban melalui masjid tersebut. Ia menegaskan bahwa distribusi daging kurban dilakukan secara tepat sasaran berdasarkan data penerima yang telah dimiliki Masjid Istiqlal.
Situasi pasar hewan kurban di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan dinamika yang berbeda. Penjualan kambing mengalami penurunan sekitar 10 persen akibat melimpahnya pasokan dari bertambahnya peternak kambing, sementara penjualan sapi justru naik 10 persen karena ukuran hewan yang lebih besar dan sistem pembelian patungan. Namun, kenaikan harga pakan ternak hingga 35 persen sejak Ramadan 2026 membuat keuntungan peternak kambing menipis, sehingga beberapa peternak memilih mencari pekerjaan alternatif.
Di tingkat pemerintah pusat, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian secara simbolis menyerahkan hewan kurban yang terkumpul di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan kepada panitia pelaksana. Tahun ini tercatat 360 ekor hewan kurban, terdiri dari 215 sapi dan 145 kambing, meningkat dari tahun sebelumnya. Mendagri menekankan pentingnya penyaluran daging kurban secara optimal dan tepat sasaran serta mengimbau pegawai untuk menjaga situasi sosial selama libur Iduladha.
Sementara itu, maskapai Garuda Indonesia mencatatkan tingkat ketepatan waktu (on-time performance) tertinggi dalam lima tahun terakhir untuk fase keberangkatan haji 1447 Hijriah. Dengan OTP mencapai 98,21 persen, penerbangan haji dari berbagai embarkasi di Indonesia berjalan lancar. Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan wujud komitmen dalam memberikan layanan terbaik kepada jamaah haji dan persiapan fase kepulangan haji yang dimulai pada Juni 2026.
Perayaan Iduladha 1447 Hijriah di Indonesia tahun ini menampilkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dalam pelaksanaan ibadah kurban serta pelayanan haji. Dengan berbagai tantangan seperti kenaikan harga pakan ternak dan perubahan pasar hewan kurban, berbagai pihak tetap berupaya memastikan tradisi kurban berjalan lancar dan tepat sasaran, serta mendukung kelancaran keberangkatan jamaah haji ke Tanah Suci.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan