Media Kampung – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengambil langkah khusus dengan tidak mewajibkan jemaah uzur dan lansia turun di Muzdalifah saat puncak ibadah haji. Kebijakan ini bertujuan menjaga keselamatan dan kesehatan mereka selama fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina, yang dikenal sebagai Armuzna.

Musyrif Diniyah PPIH Arab Saudi, Haris Muslim, menjelaskan bahwa meskipun jemaah dengan kondisi khusus harus tetap melaksanakan wukuf di Arafah pada tanggal 9 Zulhijah, mereka tidak diharuskan turun dari bus saat melewati Muzdalifah. “Wukuf di Arafah merupakan rukun utama yang menentukan sahnya ibadah haji, sehingga harus dipenuhi. Namun, bagi jemaah dengan keterbatasan fisik, ada kemudahan yang diberikan,” ujarnya.

PPIH membagi jemaah yang memerlukan layanan khusus selama Armuzna ke dalam lima kategori, yaitu jemaah risiko tinggi, lansia, penyandang disabilitas, jemaah obesitas, dan pendamping jemaah uzur. Peran pendamping sangat penting untuk membantu memenuhi kebutuhan jemaah selama menjalankan ibadah.

Dalam praktiknya, bus yang mengangkut jemaah dari Arafah akan melewati kawasan Muzdalifah tanpa pemberhentian, langsung menuju Mina. Langkah ini diambil untuk menghindari risiko kelelahan dan masalah kesehatan akibat kepadatan dan aktivitas fisik yang berat. Haris Muslim menegaskan bahwa memaksa jemaah uzur turun di Muzdalifah justru berpotensi membahayakan kondisi mereka.

Kepala Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, mengatakan bahwa skema murur ini diprioritaskan bagi jemaah yang berada di zona lima. Selain itu, PPIH juga menyusun skema tanazul untuk mengurangi kepadatan jemaah di Mina, sehingga keselamatan dan kenyamanan jemaah terutama yang rentan tetap terjaga.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya PPIH Arab Saudi untuk memberikan layanan terbaik sekaligus menjaga kondisi fisik jemaah agar ibadah haji dapat berlangsung lancar dan aman. Dengan adanya skema tersebut, diharapkan jemaah dengan kondisi khusus tetap dapat menunaikan rukun haji secara sah tanpa risiko kesehatan yang berlebihan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.