Media Kampung – Wakil Menteri Agama RI, Romo Muhammad Syafii, memberikan pujian terhadap Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) atas pengelolaan layanan haji tahun ini yang dianggap sebagai terobosan signifikan bagi jemaah Indonesia. Pujian tersebut disampaikan setelah Romo Syafii mengikuti rapat kerja di Makkah pada 21 Mei 2026, di mana ia terkesan dengan berbagai inovasi yang disiapkan Kemenhaj untuk mendukung kelancaran ibadah haji.
Dalam keterangannya, Romo Syafii mengungkapkan rasa harunya melihat persiapan matang yang dilakukan untuk fase Armuzna, yaitu Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Ia menekankan pentingnya skenario pergerakan jemaah yang disusun dengan detail guna menghindari penumpukan di titik-titik layanan. Pengaturan keberangkatan dari hotel, misalnya, dilakukan secara efektif untuk mencegah antrean panjang.
“Kemenhaj telah memastikan semua aspek, termasuk kecukupan tenda dengan identitas kloter dan rencana berbasis nama jemaah. Ini bukan hanya per kloter, tetapi juga per tenda dengan sistem by name,” ujar Romo Syafii, menyoroti perhatian detail dalam persiapan tersebut.
Salah satu aspek penting yang dipuji oleh Romo Syafii adalah kesiapan logistik selama Armuzna. Kemenhaj telah menyiapkan makanan siap santap serta pos khusus untuk minuman, makanan ringan, dan kurma, untuk memenuhi kebutuhan jemaah selama pelaksanaan ibadah.
Lebih lanjut, ia mencatat bahwa sinergi Kemenhaj dengan otoritas kesehatan Arab Saudi semakin kuat. Edukasi kepada jemaah juga disebutkan sebagai faktor yang membantu menekan jumlah jemaah yang memerlukan perawatan medis. Dengan demikian, pelayanan kesehatan jemaah dapat berlangsung dengan lebih baik.
Romo Syafii juga mengapresiasi skema murur dan tanazul yang diterapkan, yang menunjukkan bahwa layanan haji dirancang dengan fleksibilitas namun tetap tertib. “Kemenhaj benar-benar serius dalam memberikan pelayanan kepada dhuyufurrahman dari Indonesia,” tegasnya.
Lebih jauh, pemerintah Arab Saudi pun memberikan penghargaan terhadap manajemen haji Indonesia tahun ini. Apresiasi tersebut mencakup teknik pelaksanaan, profesionalitas petugas, serta pelayanan kesehatan yang dinilai sangat baik. Dengan berbagai inovasi dan perhatian terhadap detail, Kemenhaj berupaya memberikan pengalaman terbaik bagi jemaah haji Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan