Banyuwangi, mediakampung.com – Akses jalan Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, menjadi perhatian publik setelah warga yang kesal dengan kondisi jalan melakukan aksi menanam pohon pisang sebagai bentuk protes. Namun, respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah menghasilkan perubahan yang signifikan.

Tim pekerja dari Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (DPU CKPP) Banyuwangi segera turun tangan untuk memperbaiki jalan yang rusak. Mereka melakukan tambal sulam di lokasi tersebut dan terus bekerja keras untuk memperbaiki lubang-lubang di jalan Desa Sarongan yang sebelumnya viral.

Respons Cepat Pemkab Banyuwangi: Bantuan Perbaikan Rumah untuk Warga Rogojampi Korban Angin Kencang
Baca juga:
Respons Cepat Pemkab Banyuwangi: Bantuan Perbaikan Rumah untuk Warga Rogojampi Korban Angin Kencang

Selain upaya perbaikan infrastruktur yang dilakukan, sebuah banner yang menampilkan foto Ibu Bupati Ipuk dengan keterangan “Cantiknya Bupatiku tak semulus jalan desaku” terlihat terpasang di area tersebut.

Meskipun tidak diketahui siapa yang memasang spanduk tersebut, kehadirannya mencerminkan kekecewaan warga yang merasa bahwa infrastruktur, terutama jalan yang merupakan sarana vital, telah diabaikan dalam waktu yang cukup lama.

Dermaga Ponton Pelabuhan Ketapang Akan Ditingkatkan Menjadi Dermaga MB Berkapasitas 50 Ton, Target Operasi Natal 2026
Baca juga:
Dermaga Ponton Pelabuhan Ketapang Akan Ditingkatkan Menjadi Dermaga MB Berkapasitas 50 Ton, Target Operasi Natal 2026

Perbaikan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi merupakan respons positif terhadap protes warga dan menunjukkan komitmen mereka untuk memperbaiki infrastruktur yang ada.

Meskipun masih ada tantangan yang harus dihadapi, langkah-langkah ini memberikan harapan bahwa perhatian terhadap kondisi jalan dan infrastruktur lainnya akan meningkat, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.(Hr)

Jagoan Tani & I-Care Masuk Finalis Kovablik 2025
Baca juga:
Jagoan Tani & I-Care Masuk Finalis Kovablik 2025