Media Kampung, Semarang – Polisi masih melakukan pencarian terhadap seorang pemancing bernama Sigit yang diduga menjadi pelaku pembakaran lahan seluas 10 hektare di kawasan POJ City, Semarang. Peristiwa kebakaran ini terjadi pada Rabu, 16 September 2026, sekitar pukul 18.00 WIB dan menyebabkan kerusakan cukup besar pada lahan kosong di area tersebut.
Kebakaran ini pertama kali diketahui oleh petugas keamanan POJ City yang sedang melakukan patroli. Mereka melihat empat orang yang keluar dari semak-semak dan berlari meninggalkan lokasi. Saat dipanggil, tiga dari mereka, yakni AOS (29), YP (26), dan DAP (29), berhasil diamankan dan berstatus saksi, sedangkan Sigit melarikan diri dan hingga kini belum ditemukan.
Berdasarkan pemeriksaan awal oleh Unit Reskrim Polsek Semarang Barat, ketiga saksi mengaku datang ke lokasi untuk mencari ikan dan kerang. Namun, mereka menyebutkan bahwa Sigit yang membakar semak-belukar di sekitar lokasi. Api kemudian dengan cepat meluas dan menyebabkan kebakaran lahan yang cukup besar.
Proses Penyelidikan dan Status Hukum
Saat ini, ketiga saksi masih menjalani pemeriksaan dan belum ditemukan adanya pelanggaran hukum yang dilakukan oleh mereka. Polisi menegaskan akan menindaklanjuti jika ditemukan unsur pelanggaran hukum dari pihak-pihak yang terlibat.
Imbauan Kepada Masyarakat
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak sembarangan membakar semak, rerumputan, atau sampah yang dapat memicu kebakaran besar. Kapolsek Semarang Barat, AKP Darwin Tamba, mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan dan menghindari tindakan yang berpotensi membahayakan.
- Jangan membakar sampah, semak, atau lahan secara sembarangan.
- Hindari membuang puntung rokok di area yang terdapat vegetasi kering.
- Segera laporkan kepada petugas jika melihat potensi kebakaran.
Dampak Kebakaran Lahan
Kebakaran lahan seluas 10 hektare tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan masyarakat akibat polusi asap dan mengganggu aktivitas warga di sekitar POJ City. Penanganan cepat dan kesadaran bersama sangat dibutuhkan untuk mencegah kejadian serupa terjadi kembali.
Polisi terus melakukan pencarian terhadap Sigit sebagai terduga pelaku pembakaran. Masyarakat diharapkan memberikan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan agar kasus ini dapat diselesaikan dengan tuntas dan pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.














Tinggalkan Balasan