Media Kampung, Jakarta – Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia setelah serah terima jabatan yang berlangsung pada Selasa, 15 September 2026. Deputi Gubernur Bank Indonesia, Thomas A.M. Djiwandono, hadir dalam acara tersebut dan memberikan ucapan selamat serta doa agar Suahasil dapat menjalankan amanah dengan sukses.
Suahasil Nazara sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan memiliki pengalaman panjang di lingkungan Kementerian Keuangan, termasuk sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal. Ia berkomitmen untuk menjaga kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan defisit anggaran di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Purbaya Yudhi Sadewa yang menjabat selama satu tahun sebagai Menteri Keuangan menyampaikan pesan singkat kepada penggantinya, menyatakan bahwa Suahasil sudah memiliki kemampuan yang mumpuni untuk melanjutkan tugas tersebut. Purbaya juga memastikan bahwa kebijakan yang telah disusun selama masa jabatannya masih dapat disesuaikan sesuai kebutuhan di bawah kepemimpinan Suahasil.
Di tengah pergantian ini, Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu, Bimo Wijayanto, berharap kebijakan strategis yang telah dijalankan oleh Purbaya dapat dilanjutkan dan disempurnakan, khususnya dalam hal administrasi perpajakan untuk memperluas basis pajak dan meningkatkan kepatuhan sukarela. Hal ini diharapkan dapat memperkuat pajak sebagai instrumen utama pendanaan pembangunan nasional.
Isu mengenai pergantian Purbaya sempat memunculkan spekulasi soal konflik internal, namun Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, membantah keras adanya gesekan dengan Purbaya. Purbaya juga menegaskan bahwa keputusan pergantian Menteri Keuangan merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto dan tidak terkait dengan kebijakan yang dijalankan selama masa jabatannya.
Purbaya mengakui bahwa perombakan ratusan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan pada awal September 2026 menjadi salah satu faktor yang berkontribusi pada pencopotannya. Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan yang diambil selama masa jabatannya mengikuti arahan Presiden dan bahwa nasib pejabat yang baru dilantik kini sepenuhnya bergantung pada keputusan Menteri Keuangan yang baru.
Suahasil Nazara menyatakan kesiapannya untuk menjaga sinergi antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan agar stabilitas ekonomi dan pengelolaan keuangan negara tetap terjaga. Dengan pengalaman dan rekam jejak yang dimilikinya, publik menaruh harapan besar agar kebijakan fiskal dan perpajakan dapat terus disempurnakan demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.














Tinggalkan Balasan