**Media Kampung, Jakarta** – Beberapa kecelakaan yang terjadi dalam pekan terakhir menyoroti tantangan keselamatan transportasi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dari bus yang dikemudikan oleh sopir positif narkoba hingga kereta yang tergelincir di Prancis, masing‑masing insiden menimbulkan korban jiwa, luka, serta pertanyaan tentang kepatuhan regulasi.

Di Mamuju Tengah, sopir bus Bintang Fadiyah, Sapri, dinyatakan positif mengonsumsi metamfetamin setelah kecelakaan pada 6 September 2026. Penumpang Awaluddin melaporkan bus kehilangan kendali saat menuruni Jalan Trans Sulawesi, memicu kepanikan dan tabrakan. Sapri kini menghadapi pasal berlapis sesuai UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Baca juga:

Di Prancis, sekitar pukul 19:30 pada 12 September 2026, sebuah kereta penumpang yang melayani rute Rouen‑Caen anjlok dekat kota Cleon, menewaskan tidak ada namun melukai 44 orang, termasuk satu korban kritis. Penyebab awal diduga tabrakan dengan benda tak teridentifikasi; otoritas SNCF dan kepolisian setempat tengah menyelidiki serta menghentikan layanan kereta pada rute terkait.

Di tanah air, kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Tol Jombang‑Mojokerto pada 12 September 2026. Sebuah minibus Toyota Hiace merah menabrak bagian belakang truk, mengakibatkan empat penumpang meninggal dunia dan tujuh lainnya luka. Korban meninggal meliputi penumpang dari berbagai provinsi, sementara pengemudi truk selamat tanpa luka.

Baca juga:

Menanggapi tingginya angka kecelakaan, Polda Metro Jaya menggelar kampanye keselamatan berkendara bagi generasi muda. Data Korlantas 2024 menunjukkan lebih dari 200 ribu sepeda motor terlibat kecelakaan, dengan 152 ribu insiden lalu lintas dan 27 ribu korban meninggal. Kelompok usia 6‑25 tahun menyumbang 39,48 % total kecelakaan, menegaskan pentingnya edukasi helm, kepatuhan aturan, serta menghindari penggunaan ponsel saat mengemudi.

  • Bus Mamuju: sopir positif narkoba, pasal berlapis, kecelakaan 6 Sept.
  • Kereta Prancis: 44 luka, 1 kritis, penyebab belum pasti, layanan terganggu.
  • Tol Jombang‑Mojokerto: 4 meninggal, 7 luka, tabrakan minibus‑truk.
  • Kampanye keselamatan: fokus pada pengguna motor usia muda, statistik 2024.
Baca juga: