**Media Kampung, Mexico City** – Pumas UNAM mengamankan kemenangan 3-1 melawan León pada laga ke-7 Liga MX, namun pertandingan berakhir dengan kerusuhan di lapangan setelah peluit akhir. Insiden utama melibatkan kiper asal Kosta Rika, Keylor Navas, yang menerima pukulan dari anggota staf teknis tim lawan, memicu bentrokan fisik antara pemain kedua kubu.

Menurut laporan pelatih Pumas, Esteban Solari, serangan tersebut terjadi sesaat sebelum para pemain mulai berkelahi. Keylor Navas sempat merespons dengan agresi, namun berhasil ditenangkan oleh rekan satu timnya. Sebagai konsekuensi, Sebastián Vegas, bek asal Chili, menerima kartu merah dan kemudian mengeluarkan permintaan maaf publik, mengakui bahwa ia “jatuh pada provokasi” dan menyesal atas tindakannya.

Baca juga:

Di sisi lain, Pumas juga harus menghadapi masalah cedera. Defensor Cristian Calderón, yang dijuluki “Chicote”, mengalami robekan otot tingkat dua pada kaki kiri saat digantikan. Tim medis memperkirakan masa pemulihan sekitar dua minggu, sehingga ia tidak akan tersedia untuk tiga pertandingan berikutnya, termasuk pertemuan melawan Chivas, Atlas, dan Atlético San Luis.

Baca juga:

Kemenangan ini menempatkan Pumas pada posisi ketujuh dengan 11 poin, sementara León tetap di urutan kesembilan dengan 10 poin. Kedua tim kini harus menyiapkan diri untuk jadwal berikutnya; Pumas akan melanjutkan perjuangan di Liga MX tanpa Calderón, sedangkan León harus menyesuaikan susunan pemain setelah kehilangan Vegas karena skorsing.

Baca juga:

Insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang pengendalian emosi di lapangan dan menegaskan pentingnya sikap sportif dalam kompetisi. Pihak berwenang Liga MX diharapkan akan meninjau kembali prosedur keamanan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.