Media Kampung, Seruyan – PT Kerry Sawit Indonesia (KSY), bagian dari Wilmar Group, menjalin kerja sama dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Pejuang Muda yang mengelola Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Desa Sembuluh I, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus mendukung peningkatan ekonomi lokal.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung pada Selasa, 19 Agustus 2026. Melalui kerja sama ini, sampah organik dan anorganik yang telah dipilah sejak dari sumbernya akan disalurkan oleh perusahaan kepada TPS3R Sembuluh I untuk dikelola secara lebih efisien dan produktif.
Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
Kepala Desa Sembuluh I, Hery Subrata, menyambut baik inisiatif ini karena memberikan solusi ganda: mengatasi permasalahan sampah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga desa. Selain pasokan sampah dari perusahaan, KSM Pejuang Muda juga menerima sampah dari 388 keluarga di sekitar desa selama dua bulan terakhir, menandakan potensi pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Hery menjelaskan bahwa keberadaan TPS3R bukan hanya untuk menampung sampah, tetapi bila dikelola dengan konsisten dapat menjadi unit produktif yang menyerap tenaga kerja lokal dan mendukung kemandirian masyarakat dalam pengelolaan limbah.
Dukungan Pemerintah dan Dinas Lingkungan Hidup
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Seruyan memberikan apresiasi atas peran aktif Wilmar Group dalam mendukung pengelolaan sampah melalui TPS3R. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLHK Seruyan, Muhammad Taufik, berharap kolaborasi ini menjadi contoh bagi pihak lain untuk turut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat pemberdayaan masyarakat.
Kepala DLHK Kabupaten Seruyan, Akhmad Hidayat, menambahkan bahwa kerja sama ini dapat memperkuat upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pengelolaan sampah secara berkelanjutan di wilayah Seruyan.
Pengelolaan Sampah yang Terpilah dan Terarah
Widiyanto, Manager Corporate Social Responsibility Wilmar Group Kalimantan Tengah, menjelaskan bahwa perusahaan menyediakan sampah anorganik dari aktivitas operasional dan karyawan, seperti kertas, plastik, dan logam. Sampah tersebut dipilah terlebih dahulu dari sumbernya untuk memastikan material yang diterima TPS3R dapat diproses sesuai dengan jenisnya, sehingga pengelolaan menjadi lebih efektif dan bernilai ekonomi.
Kegiatan pengelolaan sampah ini tidak hanya mendukung pengurangan dampak lingkungan negatif, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal dengan menjadikan sampah sebagai sumber daya yang bermanfaat.














Tinggalkan Balasan