Media Kampung – Klub Liga Utama Belanda, Fortuna Sittard, menunjukkan minat untuk mendatangkan Mauresmo Hinoke, pemain muda keturunan Indonesia yang saat ini memperkuat TOP Oss di Eerste Divisie, kasta kedua sepak bola Belanda.

Fortuna Sittard sebelumnya telah mendatangkan dua pemain keturunan Indonesia, yaitu Justin Hubner dan Ole Romeny, yang kini menjadi bagian penting di skuad mereka. Rencana perekrutan Mauresmo Hinoke akan menambah kekuatan tim, terutama di posisi penyerang sayap kiri, posisi yang biasa dimainkan Hinoke.

Baca juga:

Performa dan Kontrak Mauresmo Hinoke

<pMauresmo Hinoke, yang berusia 21 tahun dan lahir di Breda pada 26 Februari 2005, tampil impresif pada musim lalu di TOP Oss dengan mencetak 9 gol dan memberikan 2 assist. Penampilan ini menarik perhatian Fortuna Sittard yang ingin membawanya ke level Eredivisie.

Namun, proses transfer ini tidak mudah karena Hinoke masih terikat kontrak dengan TOP Oss hingga 2027. Fortuna Sittard mempertimbangkan opsi mendatangkannya pada jendela transfer musim dingin atau menunggu hingga kontraknya habis sebagai pemain bebas transfer.

Baca juga:

Hubungan dengan Pemain Keturunan Indonesia di Fortuna Sittard

Jika transfer Mauresmo Hinoke terealisasi, ia akan bergabung dengan dua pemain keturunan Indonesia lainnya di Fortuna Sittard, yakni Justin Hubner dan Ole Romeny. Hubner kini memasuki musim kedua bersama Fortuna Sittard, sedangkan Ole Romeny baru bergabung musim ini dari Oxford United.

Peran di Timnas Indonesia U-20

Selain kiprahnya di klub, Mauresmo Hinoke juga pernah bermain untuk Timnas Indonesia U-20, dengan catatan 5 penampilan dan satu gol di Toulon Cup 2024. Namun, hingga kini proses naturalisasi pemain kelahiran Belanda ini masih belum ada kejelasan lebih lanjut.

Baca juga:

Keberadaan pemain keturunan seperti Hinoke, Hubner, dan Romeny di klub-klub Eropa memberikan peluang positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia, terutama dalam memperkuat tim nasional di masa depan.

Dengan ketertarikan Fortuna Sittard terhadap Mauresmo Hinoke, langkah ini bisa menjadi bagian dari strategi klub untuk memperkuat tim sekaligus mendukung pengembangan pemain keturunan Indonesia di kancah sepak bola Eropa.