Media Kampung, Lebak – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026, warga Kampung Kapugeran, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, secara swadaya bergotong royong mempercantik lingkungan mereka. Kegiatan ini dilakukan tanpa mengandalkan bantuan pemerintah, melainkan melalui pengumpulan tenaga dan biaya dari masyarakat setempat.
Tradisi Gotong Royong dalam Menyambut Kemerdekaan
Gotong royong menjadi tradisi tahunan yang rutin dijalankan warga Kapugeran sebagai bentuk penghormatan kepada semangat juang para pahlawan kemerdekaan. Saripudin, salah seorang warga, menjelaskan bahwa kegiatan ini mencakup pengecatan gapura dengan warna merah putih, pemasangan umbul-umbul, serta hiasan di berbagai sudut kampung yang mencerminkan nuansa kebangsaan.
Selain itu, warga juga didorong untuk memasang bendera Merah Putih di depan rumah masing-masing sebagai simbol pengingat perjuangan bangsa. Menurut Saripudin, bendera bukan sekadar dekorasi, melainkan lambang semangat dan pengabdian terhadap tanah air.
Persiapan Berbagai Kegiatan Peringatan HUT RI
Selain mempercantik lingkungan, warga Kapugeran juga mempersiapkan berbagai perlombaan dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada puncak perayaan 17 Agustus 2026. Keterlibatan seluruh warga diharapkan dapat mempererat kebersamaan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air yang kuat, terutama di kalangan generasi muda.
Makna Kemerdekaan dan Kebersamaan
Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Kapugeran menghidupkan kembali nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas yang menjadi bagian penting dari perjuangan bangsa. Kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara dan perlombaan, tetapi juga dengan menjaga dan memperkuat ikatan sosial dalam masyarakat.
Melalui kerja sama dan inisiatif mandiri, warga Kampung Kapugeran menunjukkan bahwa kemerdekaan tetap hidup dan bermakna ketika semua elemen masyarakat aktif berperan serta dalam memelihara dan merayakannya.
Harapan untuk Generasi Muda
Saripudin berharap semangat yang tumbuh dari kegiatan ini dapat terus diwariskan kepada generasi muda agar mereka dapat memahami dan menghargai perjuangan para pahlawan. Dengan demikian, nilai-nilai nasionalisme dan kebersamaan akan tetap lestari dan menjadi bekal membangun masa depan bangsa.















Tinggalkan Balasan