Media Kampung, Jakarta – Polisi bersama personel TNI dan Polri terus melakukan pengamanan di sekitar lokasi kebakaran gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Pengamanan ini dilakukan agar petugas pemadam kebakaran dapat bekerja dengan lancar tanpa hambatan saat memadamkan api yang melanda gedung tersebut pada Jumat malam, 7 Agustus 2026.
Kebakaran terjadi di lantai 11 hingga 16 gedung Bapenda DKI. Sebanyak 40 unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 200 petugas diterjunkan untuk memadamkan api. Hingga saat ini, belum ada korban jiwa akibat insiden tersebut.
Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold Elisa Partomuan Hutagalung, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dan Brimob untuk mendukung pengamanan lokasi kebakaran. “Kami mengerahkan kurang lebih 125 personel dari Polri dan sekitar 50 personel dari Kodim untuk memastikan keamanan dan memberikan akses khusus bagi petugas Damkar,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Polisi juga tengah menunggu izin dari Dinas Pemadam Kebakaran untuk memasuki gedung guna melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Kami berkoordinasi dengan Bareskrim untuk memastikan penyebab dan sumber api yang mengakibatkan kebakaran,” tambah Reynold.
Langkah pengecekan sumber api sangat penting untuk mengetahui penyebab kebakaran dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Pengamanan yang ketat juga bertujuan untuk memastikan keselamatan petugas dan warga sekitar selama proses pemadaman berlangsung.
Hingga kini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan masih dalam tahap penyelidikan oleh aparat kepolisian bersama dinas terkait.















Tinggalkan Balasan