Media Kampung, Kabupaten Batang – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka acara akad massal rumah subsidi yang berlangsung di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Kamis, 31 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat penyediaan rumah layak huni untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Acara akad massal tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono. Selain itu, sekitar 200 penerima manfaat hadir secara langsung, sementara total 62.710 debitur KPR rumah subsidi mengikuti akad secara serentak di seluruh Indonesia.
Program KPR FLPP dan Peran BP Tapera
Akad massal ini merupakan bagian dari skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dijalankan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Skema FLPP dirancang untuk memudahkan akses masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan pembiayaan rumah dengan bunga terjangkau.
Pemerintah menilai program ini sebagai langkah strategis dalam mendukung percepatan program perumahan nasional yang bertujuan menyediakan rumah layak huni bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang membutuhkan subsidi.
Manfaat Program bagi Masyarakat
Melalui pelaksanaan akad massal ini, masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan pembiayaan perumahan dapat memperoleh akses yang lebih mudah dan cepat. Dengan bunga KPR yang terjangkau dan proses akad yang simultan, diharapkan dapat meningkatkan jumlah rumah subsidi yang terwujud di berbagai daerah.
Kabupaten Batang dipilih sebagai lokasi peresmian karena menjadi salah satu wilayah pengembangan perumahan yang mendukung program pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak dan terjangkau.
Kolaborasi Pemerintah dalam Percepatan Perumahan
Kolaborasi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, BP Tapera, serta kementerian lain seperti Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menandai komitmen pemerintah untuk menyukseskan program perumahan nasional. Peresmian akad massal rumah subsidi ini menjadi bukti nyata langkah kolektif dalam memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Dengan adanya program ini, pemerintah berharap dapat terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan rumah yang layak, sekaligus mendukung stabilitas sosial dan ekonomi nasional.
Acara ini juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat sinergi antar lembaga dalam melaksanakan program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.















Tinggalkan Balasan