Penghargaan untuk Aris Susanto atas Kesigapan di JPL 393 Mengkreng
Media Kampung, Kediri – Aris Susanto mendapatkan penghargaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun atas dedikasi dan kesigapannya dalam membantu mengatur lalu lintas di perlintasan sebidang JPL 393 Mengkreng, Kediri. Tindakan cepat Aris Susanto berhasil mencegah potensi kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut, sehingga keselamatan pengguna jalan dan perjalanan kereta api dapat terjaga dengan baik.
Penghargaan ini diserahkan pada apel pagi Pembinaan Pegawai yang digelar pada Senin, 27 Juli 2026, di Kantor Daop 7 Madiun. Selain piagam, Aris Susanto juga menerima uang pembinaan senilai Rp2,5 juta sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam menjaga keselamatan di perlintasan sebidang.
Fakta Utama dan Konteks Keselamatan Perlintasan
Peristiwa ini menjadi sorotan karena perlintasan sebidang sering menjadi titik rawan kecelakaan antara kendaraan dan kereta api. Dalam amanatnya, Deputy Daop 7 Madiun, Alam Prasetyo, menekankan pentingnya prinsip safety first dalam pelaksanaan tugas semua pekerja KAI, serta mengajak masyarakat untuk selalu disiplin dan mematuhi rambu-rambu di perlintasan.
Aris Susanto secara sigap membantu menghentikan kendaraan yang melintas di JPL 393 Mengkreng, tindakan yang dianggap sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Hal ini mendapat apresiasi dari manajemen KAI Daop 7 Madiun sebagai teladan bagi masyarakat dan staf KAI dalam membangun budaya keselamatan.
Peran Kesadaran dan Disiplin Pengguna Jalan
KAI Daop 7 Madiun mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhenti, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang melintas sebelum menyeberang perlintasan sebidang. Palang pintu hanya berfungsi sebagai alat pengaman perjalanan kereta api, bukan pengaman utama bagi pengguna jalan.
Keselamatan di perlintasan sangat bergantung pada kedisiplinan dan kesadaran setiap pengguna jalan untuk mematuhi sinyal dan arahan petugas. Momentum apel pagi ini juga digunakan untuk memperkuat budaya keselamatan sebagai nilai utama perusahaan.
Dampak dan Pentingnya Budaya Keselamatan
Tindakan Aris Susanto tidak hanya mencegah potensi kecelakaan, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan di perlintasan kereta api. Apresiasi terhadap individu yang peduli seperti Aris Susanto diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dan pekerja KAI lainnya.
Dengan penguatan budaya keselamatan, KAI berkomitmen menjaga kelancaran dan keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus melindungi masyarakat pengguna jalan dari risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.















Tinggalkan Balasan