Media Kampung, Jakarta – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, menegaskan pentingnya melanjutkan semangat perjuangan para pendiri partai, terutama Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Pesan itu disampaikan dalam sambutannya pada pelantikan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Indonesia masa bakti 2026-2031 di Alun-alun Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, Selasa (22/7/2025).
PKB Lahir untuk Mengabdi
Dalam pidatonya, Cak Imin mengingatkan bahwa PKB didirikan bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Menurutnya, para pendiri partai sejak awal mendirikan PKB sebagai wadah pengabdian bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Ingat, PKB dilahirkan, dibuat oleh orang-orang suci, orang-orang mulia yang tidak pernah sesedikit pun terbersit mementingkan dirinya. Para pendiri-pendiri PKB tidak ada satu pun yang mendeklarasikan dan membuat partai ini untuk dirinya, kelompoknya, keluarganya. Tetapi sejak awal, memang PKB ini lahir dan diabdikan untuk seluruh rakyat bangsa Indonesia,” kata Cak Imin.
Warisan Gus Dur Harus Dijaga
Cak Imin menekankan bahwa warisan perjuangan tersebut harus terus dijaga oleh seluruh kader. Amanah yang ditinggalkan Gus Dur menjadi tanggung jawab bersama untuk diteruskan di tengah berbagai tantangan bangsa. “Gus Dur mewariskan ini bukan tanpa persiapan. Gus Dur mewariskan ini dengan berbagai benturan sejarah konteksnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Hari ini siap melaksanakan semua amanah dan perintah perjuangan Gus Dur dan para pendirinya, dengan berbagai tantangan dan kesulitan yang akan terus kita hadapi.”
Optimisme Regenerasi
Cak Imin optimistis semangat regenerasi dan konsistensi kader dalam menjaga nilai perjuangan akan membawa PKB semakin kuat di masa depan. “Kalau kita konsisten, kalau kita istiqamah, kalau kita terus menjaga ritme dan energi perjuangan ini, insyaallah kita akan menjadi orang-orang yang sukses dan mulia,” tuturnya.
Pelantikan DPC PKB se-Indonesia ini menandai komitmen partai untuk memperkuat struktur hingga tingkat cabang, sejalan dengan persiapan menghadapi kontestasi politik ke depan.














