Media Kampung – Harga minyak sawit mentah (CPO) di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom kembali mengalami penurunan pada perdagangan Rabu, 23 Juli 2026. Harga penawaran tertinggi tercatat Rp15.511 per kilogram, turun Rp164 atau 1,05% dibandingkan posisi Selasa (21/7/2026) yang mencapai Rp15.675 per kilogram.
Rincian Perdagangan KPBN
Berdasarkan data yang diperoleh InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai dibuka pada level Rp15.700 per kilogram, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga penawaran tertinggi Rp15.511 per kilogram. Sementara itu, harga CPO Franco Teluk Bayur dibuka Rp15.570 per kilogram dan juga mengalami withdraw dengan harga penawaran tertinggi Rp15.304 per kilogram. Untuk tender lainnya, berikut rinciannya:
- Franco Tanjung Priok: No bidder
- FOB Palembang: Rp15.550/kg (WD), penawaran tertinggi Rp15.284/kg
- SAP Loco PKS Parindu Ngabang: Rp15.350/kg (WD), penawaran tertinggi Rp15.105/kg
- EUP Loco PKS Kembayan: Rp15.250/kg (WD), penawaran tertinggi Rp15.005/kg
- EUP PK Loco PKS T.Lebar: Rp14.340/kg (WD), penawaran tertinggi Rp9.500/kg
- MBMJ (T2): Rp14.340/kg (WD)
Bursa Malaysia Ikut Melemah
Pelemahan harga CPO di dalam negeri sejalan dengan pergerakan di pasar berjangka internasional. Kontrak berjangka CPO di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) dibuka melemah pada Rabu (23/7/2026), menandai penurunan untuk dua sesi berturut-turut. Kontrak acuan untuk pengiriman Oktober 2026 turun RM6 per ton atau 0,13% menjadi RM4.604 per ton.
Tekanan terhadap harga sawit berasal dari terkoreksinya harga minyak nabati pesaing di bursa komoditas Dalian, China, dan Chicago, Amerika Serikat. Kontrak minyak kedelai (soyoil) paling aktif di Dalian Commodity Exchange melemah 1,1%, sementara kontrak minyak sawit di bursa yang sama turun 0,51%. Di sisi lain, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) juga terkoreksi 0,47%.
Prospek Harga CPO Agustus 2026
Meskipun dibuka melemah, prospek harga CPO Malaysia dalam sebulan ke depan dinilai masih relatif stabil. Malaysian Palm Oil Council (MPOC) memproyeksikan harga minyak sawit mentah selama Agustus 2026 akan bergerak pada kisaran RM4.400 hingga RM4.650 per ton.
Penurunan harga CPO di dalam negeri dan bursa Malaysia mencerminkan dinamika pasar global yang dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak nabati lainnya. Pelaku pasar disarankan untuk mencermati perkembangan di bursa Dalian dan Chicago sebagai indikator pergerakan harga ke depan.














