Media Kampung, Tanjungpinang — Sebuah pohon lapuk tumbang di Jalan Gatot Subroto, tepat di depan Masjid Baitut Taqwa, Kelurahan Kampung Bulang, Kota Tanjungpinang, pada Sabtu, 18 Juli 2026 pagi. Akibat kejadian ini, empat pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan arus lalu lintas sempat terganggu.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, M. Yamin, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 09.15 WIB. Saat petugas tiba, pohon yang diduga telah lapuk itu sudah tumbang melintang di badan jalan dan menimpa sejumlah kabel utilitas, termasuk kabel listrik, sehingga menyebabkan satu tiang listrik menjadi miring.
“Dari kondisi pohonnya terlihat sudah lapuk, sehingga tumbang melintang di jalan dan menarik kabel listrik hingga membuat satu tiang listrik menjadi miring,” ujar M. Yamin.
Awalnya, informasi yang diterima menyebutkan tiga orang menjadi korban. Namun setelah dilakukan pengecekan di RSUP Raja Ahmad Tabib, jumlah korban bertambah menjadi empat orang, seluruhnya laki-laki. Keempat korban telah mendapat penanganan medis dan diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan.
“Tadinya informasinya 3 orang yang luka namun rupanya kami cek di RSUP Ahmad Thabib itu rupanya 4 orang,” ucapnya.
BPBD bersama PLN bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi. Proses evakuasi pohon selesai dalam waktu sekitar 15 hingga 20 menit. Sementara itu, PLN melakukan pengamanan jaringan listrik dengan memadamkan sementara aliran listrik di dua jalur terdampak, yakni menuju Gang Putri Ayu 6 dan kawasan depan Kurnia, sebelum akhirnya dilakukan perbaikan agar arus lalu lintas dapat kembali normal.
“PLN harus menegakkan kembali tiang dan mengamankan kabel-kabel yang terdampak agar lalu lintas bisa segera dinormalkan,” tuturnya.
Tim Leader Teknik ULP PLN Tanjungpinang Kota, Muhammad Zaren, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 08.57 WIB. Untuk menjamin keselamatan petugas BPBD saat melakukan evakuasi, PLN terlebih dahulu memutus sementara aliran listrik pada jaringan yang terdampak.
“Setelah lokasi dipastikan aman, listrik kembali dinormalkan pada pukul 10.36 WIB, tiang yang sempat miring juga sudah ditegakkan kembali,” ujar Muhammad Zaren.
Dalam penanganan tersebut, PLN menerjunkan delapan personel, terdiri atas empat petugas PLN dan empat personel tim mitra.
BPBD Kota Tanjungpinang mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat melintas di kawasan yang banyak ditumbuhi pepohonan, terutama ketika terjadi cuaca ekstrem maupun saat melihat kondisi pohon yang tampak tua atau lapuk. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu menggunakan helm sebagai upaya meminimalkan risiko cedera apabila terjadi kejadian tak terduga.






















Tinggalkan Balasan