Media Kampung, MiamiDidier Deschamps akan mengakhiri masa bakti 14 tahun sebagai pelatih timnas Prancis setelah laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 melawan Inggris, Minggu (19/7) pukul 04.00 WIB di Miami Stadium. Pelatih berusia 57 tahun itu memastikan dirinya akan pergi dengan kepala tegak tanpa tangisan.

“Saya tahu bahwa tirai terakhir akan ditutup besok. Tidak ada seorang pun di sini yang akan menangis, tetapi saya tahu saya akan merindukan tim Prancis,” ujar Deschamps, dikutip dari L’Equipe.

Baca juga:

“Selama 15 tahun, saya mendapat hak istimewa untuk mengalami momen-momen yang ajaib, dan momen lainnya yang sulit. Namun hidup terus berjalan. Saya adalah orang yang positif, dan saya tahu berbagai hal juga akan berjalan baik. Ini adalah hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidup saya,” tambahnya.

Deschamps, yang sebelumnya menjadi kapten tim saat Prancis juara Piala Dunia 1998, menukangi Les Bleus sejak 2012. Di bawah kepemimpinannya, Prancis meraih gelar Piala Dunia 2018 dan menjadi runner-up pada 2022. Langkah mereka di Piala Dunia 2026 terhenti di semifinal setelah dikalahkan Spanyol 0-2.

Baca juga:

Meski gagal ke final, Deschamps menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme di laga pamungkas. “Para pemain, staf, dan saya memiliki tugas untuk memberikan segalanya dan mencapai target terakhir ini, meski kurang penting dibanding memenangkan laga final, tetapi kami ada di sini,” katanya.

“Tim Inggris tidak ingin bermain, begitu juga kami, tetapi ada sebuah target, ada pertandingan yang harus dimainkan,” pungkasnya.

Baca juga:

Posisi Deschamps rencananya akan digantikan oleh Zinedine Zidane, legenda sepak bola Prancis yang juga pernah menjadi kapten tim. Zidane disebut-sebut akan memulai era baru bagi timnas Prancis setelah Piala Dunia 2026.