Media Kampung, Clark International Airport Corporation (CIAC) mencatatkan prestasi baru dengan menyetorkan dividen sebesar Rp585.709.498.800 kepada Kas Negara. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah perusahaan dan melampaui kewajiban minimal yang diatur dalam Undang-Undang Dividen.
Pengakuan atas capaian ini diberikan langsung dalam acara GOCCs’ Day 2026 di Istana Malacañang pada 8 Juli 2026. Presiden Ferdinand Marcos Jr. menyerahkan Sertifikat Pengakuan kepada Presiden dan CEO CIAC, Jojit Alcazar, yang mewakili perusahaan.
Dividen Melonjak 88 Persen
Setoran dividen tahun ini mencapai 60 persen dari laba bersih disesuaikan CIAC tahun fiskal 2025, atau sekitar Rp976 juta. Jumlah ini 88 persen lebih tinggi dibandingkan setoran tahun sebelumnya yang sebesar Rp310,99 juta.
Berdasarkan Undang-Undang Dividen (RA 7656), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diwajibkan menyetorkan minimal 50 persen dari laba bersih disesuaikan kepada Pemerintah Nasional. CIAC tidak hanya memenuhi kewajiban tersebut, tetapi juga melampauinya.
Kinerja Keuangan yang Solid
Peningkatan dividen ini mencerminkan pertumbuhan keuangan yang berkelanjutan, efisiensi operasional, dan pengelolaan fiskal yang prudent. CIAC optimistis kontribusi dividen akan terus meningkat seiring dengan kemajuan tujuh proyek unggulan di bawah Clark Aviation Capital.
Dalam sambutannya pada GOCCs’ Day, Presiden Marcos menekankan peran krusial BUMN dalam memperkuat posisi fiskal negara dan memungkinkan pemerintah memberikan layanan publik esensial.
CIAC merupakan divisi pengembangan aviasi dan lahan dari BCDA yang mengelola kawasan Clark Civil Aviation Complex seluas 2.367 hektare. Kawasan ini sedang dikembangkan menjadi Clark Aviation Capital, pusat investasi dan ekonomi berbasis aviasi terdepan di Filipina.






















Tinggalkan Balasan