Media Kampung, Agam — Di Jorong Baruah Mudiak, Nagari Sariak, Kabupaten Agam, berdiri Rumah Panjang Rang Sikumbang, bangunan bersejarah yang diperkirakan dibangun antara tahun 1700 hingga 1800. Kini usianya telah mencapai lebih dari tiga abad dan menjadi salah satu warisan budaya Minangkabau yang masih bertahan.

Rumah panjang ini bukan sekadar tempat tinggal, melainkan simbol eksistensi dan persatuan kaum Sikumbang yang dipimpin oleh seorang penghulu. Keberadaannya mencerminkan kuatnya nilai adat dan sistem kekerabatan yang diwariskan secara turun-temurun.

Baca juga:

Sejarah dan Tokoh Penting

Berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat, rumah ini pernah dihuni oleh Datuak Rang Kayo Nan Gadang, seorang penghulu dari kaum Sikumbang yang juga pernah menjabat sebagai Wali Nagari Sariak. Selain sebagai tempat tinggal, rumah panjang ini dahulu berfungsi sebagai lokasi musyawarah para datuak dalam membahas berbagai persoalan adat dan kemasyarakatan.

Bangunan bersejarah ini juga dikenal sebagai rumah istri Angku Lareh bernama Lusi. Angku Lareh atau Datuak Tumangguang Sutan Sulaiman merupakan Kepala Laras Sungai Pua yang memimpin sekitar tahun 1870-an hingga 1930-an.

Baca juga:

Nilai Filosofis Arsitektur

Dari sisi arsitektur, Rumah Panjang Rang Sikumbang memiliki nilai filosofi yang mencerminkan prinsip adat Minangkabau, khususnya falsafah ukua raso jo pareso — keseimbangan antara pertimbangan akal, rasa, dan estetika yang diwujudkan dalam bentuk bangunan serta ragam hiasnya.

Kondisi Terkini dan Harapan Pelestarian

Hingga kini, Rumah Panjang Rang Sikumbang masih berdiri dan menjadi bukti sejarah penting di Nagari Sariak. Meski bagian luar bangunan masih terlihat terawat, kondisi interior rumah mulai mengalami kerusakan akibat kurangnya perawatan. Masyarakat berharap rumah bersejarah ini mendapat perhatian dari berbagai pihak agar dapat dilestarikan sebagai cagar budaya sekaligus dikembangkan menjadi destinasi wisata sejarah dan budaya yang mampu memperkenalkan kekayaan warisan Minangkabau kepada generasi mendatang.

Baca juga: