Media Kampung, Padang — Universitas Andalas (Unand) bersama sejumlah mitra meresmikan dan menyerahkan kunci Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) kepada warga di Rimbo Panjang dan Gerbang Langit, Kelurahan Lambuang Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, pada Rabu, 15 Juli 2026. Program ini bertujuan menyediakan tempat tinggal yang aman dan layak bagi masyarakat yang membutuhkan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Sekretaris Unand, Dr. Aidinil Zetra, menyatakan bahwa hingga saat ini sebanyak 38 unit Hunsela telah dibangun secara bertahap sebagai bentuk komitmen berkelanjutan untuk membantu masyarakat. Seluruh hunian dipastikan berdiri di atas lahan yang bebas sengketa, memberikan kepastian dan rasa aman bagi penerima manfaat.

Baca juga:

Pembangunan Hunsela dilakukan dalam lima tahap di sejumlah lokasi dengan dukungan berbagai organisasi, alumni, perguruan tinggi, serta para donatur. Tahap keempat dan kelima berhasil menghadirkan 18 unit hunian di Kecamatan Pauh melalui kolaborasi DPP IKA Unand, Universitas Baiturrahmah, FMIPA Unand, kelompok usaha, dan sejumlah dermawan.

“Terbangunnya seluruh unit Hunsela menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan besar dalam membantu masyarakat menghadapi masa-masa sulit. Universitas Andalas akan terus hadir bersama masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan yang memberi manfaat nyata,” ujar Aidinil.

Baca juga:

Tokoh masyarakat Rimbo Panjang, Iswanto, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, keberadaan Hunsela tidak hanya menjadi tempat berlindung, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat untuk kembali bangkit. “Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah membantu kami memiliki hunian yang layak. Bantuan ini sangat berarti karena mampu mengembalikan semangat dan harapan warga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menilai program Hunsela tidak hanya menyediakan hunian sementara, tetapi juga mendukung pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Ia menegaskan pentingnya pembenahan infrastruktur, khususnya akses jalan menuju SD Negeri 01 Lambuang Bukik, serta memastikan seluruh proses pembangunan dilakukan secara bertahap, transparan, dan akuntabel agar manfaatnya tepat sasaran.

Baca juga: