Media Kampung, MesujiKebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, berhasil dipadamkan berkat kerja sama antara kepolisian, warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pemadam kebakaran. Peristiwa terjadi pada Minggu malam dan berhasil dikendalikan sebelum api menjalar ke permukiman.

Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Kondisi vegetasi yang kering membuat api berpotensi menyebar lebih luas dalam waktu singkat. Petugas dari Polsek Simpang Pematang segera bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi dari layanan kepolisian 110. Di lokasi, mereka membagi tugas bersama masyarakat untuk mempercepat proses pemadaman.

Patroli Teknologi Polres Mesuji Awasi Jalur Strategis untuk Jaga Keamanan dan Kelancaran Arus
Baca juga:
Patroli Teknologi Polres Mesuji Awasi Jalur Strategis untuk Jaga Keamanan dan Kelancaran Arus

Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, kolaborasi menjadi faktor penting dalam mengatasi ancaman karhutla saat musim kemarau. “Kami menekankan seluruh jajaran untuk selalu siap siaga dan merespon setiap aduan masyarakat dengan cepat. Kepekaan dan kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan,” ujarnya, Rabu, 15 Juli 2026.

Karhutla Meningkat, 1.351 Titik Api di Konsesi Perusahaan; Walhi Soroti Penegakan Hukum Lingkungan
Baca juga:
Karhutla Meningkat, 1.351 Titik Api di Konsesi Perusahaan; Walhi Soroti Penegakan Hukum Lingkungan

Upaya pemadaman membuahkan hasil dengan padamnya seluruh titik api sekitar pukul 20.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian pada bangunan warga dalam peristiwa tersebut. Kondisi di lokasi saat ini telah dinyatakan aman dan terkendali.

Kebakaran Mobil Keluarga di Pasuruan Akibat Korsleting Listrik Saat di Traffic Light
Baca juga:
Kebakaran Mobil Keluarga di Pasuruan Akibat Korsleting Listrik Saat di Traffic Light

“Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan demi keamanan bersama,” ucap AKBP Firdaus. Polres Mesuji kini masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran. Warga juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila menemukan titik api atau asap di wilayahnya.