Media Kampung – Polres Mesuji kembali menggelar Patroli Janji Jaga dengan memanfaatkan sistem pemantauan berbasis teknologi di sejumlah titik strategis. Kegiatan ini menyasar Simpang Lambang Jaya dan Underpass Exit Tol Simpang Pematang sebagai fokus pengamanan.

Patroli tersebut melibatkan personel gabungan dari Satuan Samapta dan Satuan Lalu Lintas Polres Mesuji. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan wilayah sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan di jalur utama Kabupaten Mesuji.

Program Patroli Janji Jaga menjadi salah satu inovasi pengamanan yang diterapkan Polda Lampung. Setiap petugas diwajibkan memindai kode QR di lokasi patroli sebagai bukti kehadiran yang terhubung dengan sistem GPS geofencing.

“Kami membentuk kolaborasi antara Sat Samapta dan Sat Lantas agar pengamanan lebih menyeluruh. Kehadiran petugas di lapangan menjadi upaya preventif bagi pelaku kejahatan sekaligus memberi rasa tenang bagi masyarakat,” ujar Kabag Ops Polres Mesuji Kompol Hendra Gunawan, Senin, 8 Juni 2026.

Simpang Lambang Jaya dan Exit Tol Simpang Pematang dipilih karena menjadi jalur utama perlintasan kendaraan dan distribusi barang. Tingginya mobilitas masyarakat membuat kawasan tersebut membutuhkan pengawasan yang lebih intensif.

Melalui sistem pemantauan digital, pimpinan dapat mengetahui secara langsung aktivitas patroli di lapangan. Cara ini diterapkan untuk memastikan seluruh titik rawan benar-benar terjangkau petugas sesuai jadwal yang ditetapkan.

“Di Simpang Lambang Jaya maupun Exit Tol Simpang Pematang, kehadiran kami bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami ingin masyarakat merasa aman saat beraktivitas maupun melintas di jalur tersebut,” ucap Hendra.

Setelah melakukan pengamanan di titik strategis, petugas melanjutkan patroli ke sejumlah kawasan lain. Rute patroli mencakup pemukiman warga, pusat keramaian, pasar, hingga wilayah perbatasan desa.

Polres Mesuji memastikan kegiatan ini akan terus dilakukan secara rutin pada siang dan malam hari. Langkah tersebut diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan dan meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.