Media Kampung, Gunungsitoli — Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, S.H., menghadiri Rapat Koordinasi Monitoring dan Asistensi Penggunaan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Selasa 14 Juli 2026. Ia didampingi Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Gunungsitoli.
Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution dalam sambutannya berharap alokasi Dana TKD Tahun 2027 untuk Sumut tetap setara dengan alokasi Tahun 2026. Menurutnya, hal itu krusial untuk mempercepat rehabilitasi daerah terdampak bencana. “Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen mengelola dana tersebut secara akuntabel dan terbuka terhadap proses monitoring serta evaluasi,” ujar Bobby.
Bobby mengimbau seluruh kepala daerah memanfaatkan tambahan anggaran secara tepat sasaran, baik melalui pembangunan fisik maupun program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia juga meminta agar sinergi dalam mempercepat rehabilitasi dan pembangunan di daerah terdampak bencana terus diperkuat.
Rakor tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sumut H. Surya, Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media Dr. Kastorius Sinaga, Kepala Posko Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Alam Sumut Irjen Pol. Wahyu Bintono Hari, Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah Dr. Horas H. Panjaitan, Tim Monitoring dan Asistensi Kemendagri Fernando H. Siagian, serta para kepala daerah atau perwakilan, Inspektur, Kepala BPBD, Kepala BPKAD, dan unsur perangkat daerah dari kabupaten/kota se-Sumut.
Melalui keikutsertaan dalam rakor ini, Pemkot Gunungsitoli berkomitmen mendukung tata kelola keuangan daerah yang efektif, efisien, akuntabel, dan berorientasi pada percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.






















Tinggalkan Balasan