Media Kampung, Sragen — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di gedung permanen Sekolah Rakyat Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini merupakan MPLS perdana bagi siswa-siswi Sekolah Rakyat yang akan menempuh pendidikan dengan konsep asrama.

Gus Ipul tiba di lokasi bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan rombongan. Mereka disambut penampilan baris-berbaris dari siswa-siswi SRT 78 Kabupaten Sragen serta yel-yel dari calon siswa. Acara juga dimeriahkan penampilan pencak silat oleh Arya Purbaya, siswa SRMA 17 Surakarta, pidato tiga bahasa (Jepang, Inggris, Arab), paduan suara, dan pembacaan puisi. Selain itu, guru IPA bernama Aulia mendemonstrasikan sistem mengajar di Sekolah Rakyat.

Dalam sambutannya, Gus Ipul berdialog dengan para calon siswa. Ia menanyakan kesiapan mereka untuk bersekolah di sekolah berasrama. “Siap sekolah?” tanya Gus Ipul. “Siap!” jawab siswa kompak. “Ada yang ingin mundur?” tanya lagi. “Tidak!” jawab mereka tegas. “Alhamdulillah semuanya sudah semangat sekolah,” ujar Gus Ipul.

Gus Ipul mengungkapkan bahwa pada tahun ajaran ini ada sekitar 28 ribu siswa baru yang bergabung di Sekolah Rakyat, terdiri dari jenjang SD, SMP, dan SMA yang tersebar di berbagai titik. “Dan ini masih akan bertambah terus,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak menerapkan sistem pendaftaran, melainkan penjangkauan oleh pendamping sosial Kemensos bekerja sama dengan pemerintah daerah, Dikdasmen, dan BPS untuk menjangkau keluarga prasejahtera yang memenuhi kriteria.

Murni, ibu dari salah satu calon siswi, Septiana Selfi Safira (12), mengaku senang anaknya bisa melanjutkan pendidikan. “Anak saya walaupun terlahir dari keluarga tidak mampu, Alhamdulillah mendapat peringkat 1 terus, makanya tadi menyukai matematika,” ungkapnya. Ia berharap anaknya kelak menjadi guru matematika.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekjen Kemensos Robben Rico, Bupati Sragen Sigit Pamungkas, dan Pendiri ESQ Corp Ary Ginanjar yang hadir secara daring melalui Zoom.