Media Kampung, Piala Dunia 2026 menyisakan empat mantan juara dunia di babak semifinal: Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina. Prancis akan berhadapan dengan Spanyol, sementara juara bertahan Argentina menantang Inggris. Masing-masing tim memiliki kekuatan dan karakter berbeda.

Prancis: Paling Konsisten

Prancis menjadi satu-satunya semifinalis yang menyapu bersih enam pertandingan tanpa perlu perpanjangan waktu. Tim asuhan Didier Deschamps mengoleksi 16 gol dan hanya kebobolan dua kali. Kylian Mbappe menjadi motor utama dengan delapan gol dan tiga assist, didukung Ousmane Dembele (lima gol). Namun, kemenangan tipis 1-0 atas Paraguay di babak 16 besar menunjukkan Prancis bisa kesulitan menghadapi lawan defensif.

Spanyol: Pertahanan Terbaik

Spanyol kembali ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2010. Setelah ditahan Cape Verde di laga pembuka, La Roja bangkit dengan lima kemenangan beruntun. Kekuatan utama tim asuhan Luis de la Fuente terletak pada pertahanan yang hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen. Meski demikian, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah.

Inggris: Kuat di Bawah Tekanan

Inggris mencapai semifinal Piala Dunia untuk keempat kalinya (1966, 1990, 2018, 2026). Pasukan Thomas Tuchel menunjukkan mentalitas kuat dengan beberapa kali bangkit dari situasi sulit. Jude Bellingham dan Harry Kane menjadi andalan dengan masing-masing enam gol. Namun, konsistensi masih menjadi perhatian: Inggris sudah kebobolan enam gol dan kerap memberi kesempatan lawan.

Argentina: Produktif dan Punya Mental Juara

Argentina tinggal dua kemenangan lagi untuk mempertahankan gelar juara dunia. Jika berhasil, Albiceleste akan menjadi tim pertama sejak Brasil pada 1962 yang sukses mempertahankan trofi. Lionel Messi (39 tahun) masih menjadi sentral dengan delapan gol, bersaing dengan Mbappe dalam perebutan Sepatu Emas. Argentina menjadi semifinalis paling produktif dengan 17 gol, namun lini belakang kebobolan lima gol dalam tiga laga fase gugur.