Media Kampung, Jakarta — Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (9/7/2026) malam, sebelumnya memenangkan Pilkada 2024 melawan kotak kosong dengan perolehan suara telak.

Berdasarkan hasil rekapitulasi, pasangan Etik Suryani dan Eko Sapto Purnomo yang diusung 12 partai politik meraih 319.923 suara atau sekitar 66,8 persen dari total suara sah. Kemenangan ini menjadikan mereka sebagai pemenang Pilkada Sukoharjo 2024 tanpa lawan dari partai lain.

KPK mengamankan lima orang dalam OTT tersebut, termasuk Etik. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa kasus ini terkait dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo. “Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo,” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).

Seluruh pihak yang diamankan menjalani pemeriksaan awal di Polresta Surakarta sebelum dibawa ke Jakarta. Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Etik.

Etik Suryani merupakan politikus PDIP yang sebelumnya berkarier di sektor perbankan dan menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo sebelum menjadi bupati.