Media Kampung, Tangerang — Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar salat istisqa untuk mendukung proses pemadaman kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin yang telah berlangsung sembilan hari dan belum sepenuhnya padam.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan ikhtiar spiritual dilakukan bersamaan dengan upaya pemadaman di lapangan. Hujan diharapkan dapat mempercepat penanganan kebakaran sekaligus mengurangi dampak asap bagi masyarakat.

“Alhamdulillah beberapa kecamatan telah melaksanakan salat istisqa agar Allah menurunkan hujan untuk membantu mempercepat proses pemadaman kebakaran. Kami juga memohon keselamatan seluruh petugas dan masyarakat yang terdampak bencana kebakaran TPA Jatiwaringin,” ujarnya dalam keterangan pers, Kamis, 9 Juli 2026.

Bupati bersama tim penanggulangan bencana turut memanjatkan doa bagi kelancaran operasi pemadaman. Pemerintah berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan aman hingga kebakaran berhasil dikendalikan sepenuhnya.

Maesyal menyampaikan apresiasi kepada semua unsur yang terlibat sejak hari pertama kejadian. Ratusan personel gabungan dari berbagai instansi masih bekerja sama memadamkan api di lokasi terdampak. Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, relawan, dan lembaga dinilai menjadi kekuatan utama menghadapi bencana tersebut.

Upaya pemadaman terus dilakukan melalui jalur darat dan udara untuk menjangkau titik api yang masih aktif. “Hari ini penanganan memasuki hari kesembilan dan seluruh tim tetap menunjukkan semangat luar biasa menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Kami bergandengan tangan bersama-sama agar kebakaran segera padam dan kondisi masyarakat kembali normal,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan pelayanan kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap menjadi prioritas. Posko evakuasi beserta tenaga kesehatan terus disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada warga yang membutuhkan.

Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan progres pemadaman mencapai 45 persen dari total lahan terbakar seluas 14 hektare. “Progres pemadaman mengalami kemajuan yang signifikan. Yakni mencapai 45 persen dari total lahan terbakar seluas 14 hektare,” katanya.