Media Kampung, Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi Sektor Publik (AKP) Politeknik Negeri Jember (Polije) mendampingi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam meningkatkan tata kelola keuangan. Pendampingan meliputi penyusunan laporan keuangan dan digitalisasi pencatatan transaksi guna mendukung pengelolaan dana desa yang lebih transparan, akuntabel, dan profesional.
Selama proses pendampingan, mahasiswa membantu mengidentifikasi persoalan administrasi keuangan serta menerapkan sistem pencatatan yang lebih tertib sesuai kebutuhan masing-masing BUMDes. Salah satu mahasiswa AKP Polije, Najwa Alifa Hamdah, mengatakan kegiatan itu menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami menggunakan aplikasi pencatatan keuangan agar administrasi lebih mudah dan laporan keuangan tersusun baik. Ini membuat kami memahami bahwa ilmu akuntansi sektor publik memiliki manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Direktur BUMDes Ajong Rejo, Ishak Setiawan, mengaku pendampingan tersebut membawa perubahan pada sistem administrasi keuangan di BUMDes yang dikelolanya. Menurutnya, pencatatan keuangan yang sebelumnya masih manual kini menjadi lebih rapi, sistematis, dan mudah dipertanggungjawabkan. “Sehingga mendukung pengembangan unit usaha serta meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujarnya, Minggu (5/7/2026).
Ketua Jurusan Bisnis Polije, Dessy Putri Andini, menegaskan pendampingan kepada BUMDes merupakan bagian dari pembelajaran vokasi yang mendorong mahasiswa mampu memberikan solusi atas persoalan di masyarakat. “Mahasiswa kami dorong untuk tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu memberikan solusi yang dibutuhkan masyarakat. Pendampingan BUMDes menjadi ruang belajar sekaligus bentuk kontribusi nyata Polije,” ujarnya.
Ia menambahkan, kemampuan mengelola keuangan secara transparan dan akuntabel menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun BUMDes yang sehat dan berkelanjutan. Karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa perlu terus diperkuat agar pengelolaan dana desa semakin efektif serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Melalui pendampingan ini, mahasiswa AKP Polije membantu BUMDes menerapkan sistem administrasi keuangan yang lebih modern dan terdokumentasi dengan baik. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan dana desa, memperkuat akuntabilitas lembaga, serta mendukung pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan. Program ini sekaligus mempertegas komitmen Polije dalam menghasilkan lulusan vokasi yang tidak hanya kompeten di bidang akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.























Tinggalkan Balasan