Media Kampung – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperketat pengawasan peredaran obat palsu setelah menemukan produk Trivam Fliege yang dijual melalui sejumlah marketplace daring. Produk tersebut diklaim mengandung propofol 20 miligram dan berpotensi disalahgunakan untuk menurunkan kesadaran korban. Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan bahwa propofol merupakan obat keras yang penggunaannya harus sesuai resep dokter dan memerlukan pengawasan tenaga kesehatan.

Fakta Temuan Trivam Fliege Palsu

Trivam Fliege palsu ditemukan dalam pengawasan BPOM terhadap sarana penjualan daring, terutama platform marketplace. Obat ini dinilai berbahaya karena propofol dapat memengaruhi tingkat kesadaran seseorang secara signifikan. Propofol sendiri digunakan sebagai anestetik umum intravena untuk induksi, pemeliharaan anestesi, serta sedasi pasien. Penggunaan tanpa prosedur medis dapat meningkatkan risiko terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Data Pengawasan dan Tindakan BPOM

Sejak 2023 hingga Maret 2026, BPOM mengidentifikasi 183 tautan marketplace yang menjual Trivam palsu. Hasil pengawasan ditindaklanjuti melalui rekomendasi penurunan tautan dan konten kepada Kementerian Komunikasi dan Digital, Asosiasi E-Commerce Indonesia, serta platform marketplace terkait. BPOM juga melakukan patroli siber secara intensif untuk menemukan promosi dan penjualan obat palsu di berbagai media daring.

Selain itu, BPOM bersama Polda Metro Jaya sebelumnya mengungkap gudang farmasi ilegal di Jakarta Barat pada 30 Oktober 2025. Operasi gabungan itu menyita barang bukti, termasuk Trivam ilegal, bernilai Rp2,74 miliar. Langkah ini menunjukkan komitmen BPOM dalam memberantas peredaran obat palsu dari hulu ke hilir.

Dampak dan Ancaman Kesehatan

Peredaran obat palsu masih menjadi ancaman serius karena dapat mengandung komposisi zat aktif tidak sesuai, bahkan tidak mengandung zat aktif atau memuat bahan lain yang membahayakan kesehatan. BPOM mengingatkan produsen, distributor, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk tidak memperjualbelikan produk palsu. Tindakan tegas akan diberikan kepada setiap pelaku yang memproduksi maupun mengedarkan obat palsu di berbagai jalur.

Langkah Perlindungan Masyarakat

Melalui laman resminya, BPOM menyediakan kanal komunikasi risiko obat palsu untuk meningkatkan perlindungan masyarakat. Publik dapat membandingkan informasi produk asli dan palsu melalui kanal tersebut secara berkala. Informasi temuan terbaru juga diperbarui rutin melalui situs web dan media sosial resmi BPOM. Masyarakat diimbau untuk selalu membeli obat hanya di sarana resmi dan melaporkan jika menemukan produk mencurigakan.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.