Media Kampung – Pada Senin pagi, platform media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, mengalami gangguan layanan yang meluas, menyebabkan ribuan pengguna di berbagai negara tidak dapat mengakses fitur penting seperti feed dan timeline. Menurut laporan dari Downdetector, lonjakan keluhan pengguna mulai terlihat sekitar pukul 10 pagi waktu EDT, dengan sebagian besar mengeluhkan masalah pemuatan konten dan ketidakresponsifan aplikasi maupun situs web.

Gangguan ini tidak hanya terjadi di Amerika Serikat, tetapi juga dilaporkan di Kanada, Inggris, India, dan beberapa wilayah di Eropa, mengindikasikan kemungkinan gangguan infrastruktur global. Sekitar 49% keluhan terkait aplikasi mobile X, sementara 15% pengguna mengalami kendala saat mengakses platform melalui situs web. Sekitar 28% lainnya melaporkan feed dan timeline yang tidak dapat dimuat, dengan beberapa pengguna mengalami error server, layar kosong, atau proses loading yang tak berujung.

Selain X, beberapa layanan daring besar lainnya juga mengalami gangguan serupa, termasuk Discord, Reddit, Canva, Zoom, Fortnite, Robinhood, dan Microsoft Teams, sehingga mengindikasikan adanya masalah yang lebih luas pada infrastruktur digital pada hari tersebut.

Pengguna mengungkapkan frustrasi mereka di media sosial dengan pesan kesalahan seperti “Something went wrong. Try reloading.” Beberapa pengguna bahkan melaporkan tanda-tanda keluar otomatis dari akun mereka, menambah ketidaknyamanan selama gangguan berlangsung.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak X atau SpaceX, perusahaan induk dari platform tersebut, mengenai penyebab gangguan atau estimasi waktu pemulihan layanan. Kondisi ini memicu spekulasi dan kekhawatiran terkait stabilitas layanan, terutama di tengah ketergantungan pengguna yang tinggi terhadap platform untuk komunikasi dan informasi terkini.

Gangguan layanan seperti ini menegaskan pentingnya infrastruktur digital yang tangguh dan responsif, mengingat peran krusial media sosial dalam kehidupan sehari-hari masyarakat modern. Pengguna diharapkan tetap bersabar dan memantau informasi resmi dari pihak terkait untuk pembaruan lebih lanjut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.