Media Kampung – Industri komputer saat ini menghadapi kekurangan salah satu komponen penting yang jarang disorot, yaitu multilayer ceramic capacitors (MLCC). Komponen kecil ini sangat krusial dalam pengendalian tegangan dan penyaring gangguan pada CPU, kartu grafis, dan motherboard. Namun, permintaan yang melonjak dari sektor kecerdasan buatan (AI) membuat pasokannya menipis dan harga melambung.
MLCC tersebar di berbagai perangkat keras komputer dengan jumlah yang sangat banyak. Sebuah papan server AI bisa membutuhkan hingga sepuluh kali lebih banyak MLCC dibandingkan server standar. Hal ini menimbulkan tekanan besar pada industri komponen elektronik yang sudah berjuang memenuhi kebutuhan DRAM, NAND flash, prosesor, hingga tembaga.
Bill Tang, ketua Holy Stone, perusahaan pemasok MLCC asal Taiwan, menyatakan bahwa waktu tunggu pengiriman produk kini mencapai lebih dari 20 minggu. Walaupun perusahaan berencana meningkatkan produksi antara 30% hingga 40% dalam dua tahun ke depan, kelangkaan komponen ini diperkirakan akan berlanjut dan bahkan memburuk.
Murata Manufacturing, produsen MLCC terbesar dunia, telah menaikkan harga komponen ini hingga 35% pada bulan lalu. Kenaikan harga ini merupakan respons terhadap permintaan yang sangat tinggi, terutama dari industri AI. Namun, jenis MLCC yang dibutuhkan AI berbeda dengan yang digunakan dalam perangkat PC biasa, sehingga dampak langsung pada komponen PC umum masih terbatas.
Situasi ini mengingatkan pada siklus kekurangan komponen dan kenaikan harga yang pernah dialami industri PC, seperti saat pandemi Covid-19 dan booming cryptomining. Kini, dorongan investasi besar-besaran di sektor AI memicu perubahan prioritas produksi, yang berpotensi memperpanjang masa sulit bagi para penggemar komputer dan pembuat perangkat keras.
Dengan permintaan MLCC yang terus meningkat, industri diprediksi akan terus menyesuaikan kapasitas produksinya untuk memenuhi kebutuhan AI, sekaligus mempengaruhi ketersediaan komponen lain seperti memori HBM yang juga sedang mengalami lonjakan harga akibat prioritas produksi.
Meski demikian, bagi pengguna PC biasa, kekurangan MLCC ini tidak langsung berdampak signifikan karena jenis dan jumlah komponen yang dibutuhkan berbeda dengan server AI. Namun, kondisi ini menunjukkan bahwa rantai pasok teknologi masih sangat rentan terhadap perubahan permintaan yang cepat dan besar.
Dalam beberapa bulan mendatang, industri komponen elektronik akan terus dipantau untuk melihat bagaimana produsen mengatasi tantangan ini dan bagaimana dampaknya terhadap harga serta ketersediaan perangkat keras komputer di pasar global.
Secara keseluruhan, kekurangan multilayer ceramic capacitors menambah daftar panjang tantangan yang harus dihadapi industri PC, menandakan bahwa tekanan pada rantai pasok komponen elektronik masih belum akan mereda dalam waktu dekat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan