Media Kampung – Relawan Nusantara bersama sejumlah komunitas dan masyarakat menggelar aksi penghijauan dengan menanam 300 bibit pohon di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Sabtu (6/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi alam.
Penanaman dilakukan di lahan kosong di belakang kawasan Pesantren Daarul Mukhlisin. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki fungsi strategis sebagai kawasan penyangga lingkungan dan pernah menjadi titik penahan gelondongan kayu saat banjir besar melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Sebanyak 300 bibit yang ditanam terdiri dari berbagai jenis tanaman keras, seperti mahoni, sukun, dan beringin. Ketiga jenis pohon tersebut dinilai memiliki manfaat ekologis jangka panjang, mulai dari meningkatkan daya serap air ke dalam tanah, menjaga keseimbangan ekosistem, hingga membantu mengurangi risiko erosi dan kerusakan lingkungan.
Kegiatan penghijauan ini terlaksana melalui kolaborasi berbagai elemen masyarakat. Selain Relawan Nusantara sebagai penggagas kegiatan, aksi tersebut juga melibatkan komunitas Aceh Tamiang Sekuteris Club (ATSC) Vespa, Komunitas Melangkah Bersama, para santri Pesantren Daarul Mukhlisin, serta warga sekitar yang turut bergotong royong selama proses penanaman.
Koordinator kegiatan mengatakan bahwa program penanaman pohon tidak hanya bertujuan menghijaukan lahan yang belum produktif, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup. “Pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi untuk masa depan. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut menjaga dan merawat lingkungan demi generasi yang akan datang,” ujarnya.
Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, Relawan Nusantara berharap aksi penghijauan tersebut menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan di Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan serupa juga diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana dan pelestarian alam di daerah tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan