Media Kampung – 15 April 2026 | Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengumumkan penyiapan dana sebesar 750 Riyal Arab Saudi per jamaah untuk menutupi kebutuhan operasional Haji 2026.

Jumlah tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan dasar jamaah di Tanah Suci, termasuk akomodasi, konsumsi tambahan, dan dana cadangan darurat.

BPKH bertanggung jawab mengelola dana haji yang berasal dari anggaran negara, zakat, infaq, serta sumbangan sukarela, serta memastikan alokasinya tepat sasaran.

“Kami berkomitmen memberikan perlindungan finansial yang memadai bagi setiap jamaah, sehingga mereka dapat melaksanakan ibadah dengan tenang,” ujar Kepala BPKH, Dr. H. Abdul Rahman Said dalam pernyataan resmi.

Angka tersebut menunjukkan kenaikan dibandingkan alokasi tahun 2025 yang hanya menyediakan 500 Riyal per jamaah.

Rincian penggunaan 750 Riyal meliputi 300 Riyal untuk akomodasi, 250 Riyal untuk konsumsi tambahan, 100 Riyal untuk transportasi lokal, dan 100 Riyal sebagai dana cadangan.

Pembayaran akan dilakukan melalui lembaga travel resmi yang telah terdaftar, dengan sistem transfer elektronik yang terintegrasi dengan sistem BPKH.

Koordinasi intensif antara BPKH dan Kementerian Agama memastikan prosedur distribusi berjalan lancar dan terkontrol.

Dengan adanya alokasi ini, diharapkan beban finansial jamaah berkurang dan kualitas pelayanan selama ibadah haji meningkat.

Pengawasan ketat dan audit internal akan diterapkan untuk menjamin transparansi penggunaan dana operasional.

Persiapan dana dimulai sejak awal 2024, dengan target finalisasi alokasi pada kuartal ketiga 2025.

Saat ini, seluruh dana telah siap dan proses distribusi kepada lembaga travel diperkirakan akan dimulai pada bulan Juli 2025 menjelang keberangkatan jamaah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.