Media Kampung – Kabupaten Tuban akhirnya memiliki gerai buku pertama setelah Gramedia resmi beroperasi di Citimall Tuban pada Jumat, 26 Juni 2026. Kehadiran toko buku ini disambut antusias oleh masyarakat setempat yang selama ini kesulitan mendapatkan koleksi buku lengkap dengan harga terjangkau.
Store Manager Gramedia Citimall Tuban, Rachmat Sugiarto, menjelaskan bahwa pembukaan gerai ini didorong oleh potensi pertumbuhan wilayah Tuban yang dinamis. “Melihat pesatnya perkembangan industri serta besarnya antusiasme masyarakat pada pameran-pameran sebelumnya, kami optimis hadirnya Gramedia dapat menjadi pusat pengembangan budaya literasi di Tuban,” ujarnya.
Gerai ini menyediakan setidaknya 3.000 judul buku best seller untuk memastikan akses terhadap literatur berkualitas. Selain itu, operasional toko telah terintegrasi dengan platform digital, memudahkan pelanggan mengakses layanan secara online.
Gramedia juga membuka peluang kemitraan strategis dengan institusi pendidikan, komunitas lokal, dan pelaku ekonomi kreatif. Kolaborasi ini diarahkan untuk menyelenggarakan program literasi berkelanjutan di masa depan.
Peresmian yang bertepatan dengan momen Back to School menghadirkan berbagai aktivitas interaktif, seperti lomba mewarnai bersama BIP, pameran perlengkapan sekolah, diskusi bedah buku bersama dr. Hans Tandra, dan edukasi melalui board game. “Kami sangat menyambut kedatangan masyarakat yang ingin belajar di tempat kami,” tambah Rachmat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban, Endro Budi Sulistyo, mengapresiasi langkah Gramedia. Menurutnya, kehadiran gerai ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini harus keluar kota untuk membeli buku. “Selama ini masyarakat Tuban sangat menantikan kehadiran Gramedia. Dan mulai hari ini mereka tidak perlu lagi jauh-jauh membeli buku hingga keluar kota,” ucapnya. Pemerintah daerah berencana berkolaborasi dengan Gramedia untuk menyelenggarakan kegiatan positif ke depan.
Dengan desain modern, segar, dan inspiratif, gerai ini menawarkan ribuan koleksi buku, alat tulis, perlengkapan sekolah, dan produk gaya hidup pendukung aktivitas akademik dan profesional. Langkah ini diharapkan berkontribusi positif terhadap ekosistem pendidikan di Kabupaten Tuban.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




Tinggalkan Balasan